Minola Sebayang Minta Netizen Tak Kaitkan Wafatnya Vidi Aldiano dengan Kasus Hukum

AKURAT.CO, Di tengah suasana berkabung atas berpulangnya penyanyi Vidi Aldiano, sebuah dinamika hukum mencuat ke permukaan.
Pihak musisi senior Keenan Nasution mendapati diri mereka dalam sorotan tajam warganet terkait kelanjutan proses hukum atas karya ikonis "Nuansa Bening."
Menanggapi tekanan publik tersebut, kuasa hukum Keenan Nasution, Minola Sebayang, memberikan klarifikasi untuk meluruskan duduk perkara.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Nuansa Bening: Meski Vidi Aldiano Berpulang, Proses Kasasi di MA Jalan Terus
Minola menyatakan bahwa pihaknya sangat menghargai empati yang diberikan masyarakat kepada almarhum.
Namun, dia menekankan pentingnya melihat permasalahan ini secara objektif sebagai bagian dari upaya mencari kepastian hukum atas hak cipta.
"Kita tidak bisa batasi ya opini orang ya, apalagi itu opini netizen, opini fans ya, yang mungkin mereka melihatnya hanya dari satu sisi ya," ujar Minola Sebayang di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/03/2026Ju
Baca Juga: Vidi Aldiano Sudah Pernah Bertemu dengan Pencipta Lagu Nuansa Bening, Tawarkan Uang Rp50 Juta
Menanggapi tudingan netizen yang mengaitkan tekanan kasus hukum dengan kondisi kesehatan Vidi sebelum wafat, Minola dengan tegas meminta publik untuk bersikap lebih bijak.
Dia mengingatkan bahwa penyebab berpulangnya almarhum murni karena kondisi medis yang telah lama diderita, bukan karena faktor eksternal lainnya.
"Kita sudah tahu kan, artinya bahwa memang ada satu penyakit yang sudah lama dialami ya oleh almarhum. Dan kita tahu juga bahwa itulah yang menjadi penyebab almarhum berpulang. Jadi jangan kita kaitkan ke sana kaitkan kemari," tegasnya.
Minola juga menambahkan beberapa poin penting terkait posisi kliennya yakni hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang.
Menurutnya, dalam sistem hukum Indonesia, tidak ada aturan yang melarang proses gugatan tetap berjalan meski pihak tergugat sedang dalam kondisi sakit.
Sebagai penutup, pihak Keenan Nasution mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berhenti memperkeruh suasana.
Dia berharap publik bisa memisahkan antara urusan hukum yang prosedural dengan penghormatan terhadap jasa-jasa almarhum di dunia musik.
"Kenapa kita tidak lepas almarhum dengan memori dan kenangan yang indah ya, dengan tenang, tanpa harus menimbulkan hal-hal yang berkepanjangan?" pungkas Minola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara








