Jaga Privasi Klien, Kuasa Hukum Boiyen ‘Kunci Mulut’ Terkait Cerai

AKURAT.CO Proses perceraian antara komedian ternama Boiyen dan suaminya, Rully Anggi Akbar, terus bergulir di Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa.
Dalam sidang lanjutan yang digelar pada Selasa, 24 Februari 2026, suasana persidangan tampak berjalan sangat tertutup.
Kehadiran pihak prinsipal tidak terlihat di lokasi, hanya sang kuasa hukum, Anselmus Mallofiks, yang tampak hadir mewakili kepentingan hukum Boiyen.
Usai keluar dari ruang sidang, Anselmus memilih untuk bersikap diplomatis dan enggan membeberkan detail perkara yang tengah ditanganinya kepada awak media.
Baca Juga: Suami Boiyen Disomasi Investor, Menipu dan Gelapin Dana?
Anselmus secara tegas menyatakan bahwa dirinya memiliki batasan untuk tidak membagikan informasi mengenai isi persidangan kepada publik.
Hal ini dilakukan demi melindungi hak-hak pribadi kliennya selama proses hukum berlangsung.
"Kami tidak bisa memberitahu secara detail terkait dengan proses hukum dari perceraian Mbak Boyen ini," ujar Anselmus Mallofiks di Pengadilan Agama Tigaraksa.
Dia menambahkan bahwa ada garis tegas antara informasi publik dan masalah keluarga yang bersifat sangat intim.
"Karena memang ada ranah-ranah privasi yang tidak bisa kami ungkapkan secara umum. Dan kita harus menghormati proses hukum ini," lanjutnya dengan tegas.
Ketertutupan ini nampaknya akan menjadi strategi hukum yang konsisten dijalankan hingga kasus ini mencapai keputusan akhir.
Saat ditanya apakah sikap tutup mulut ini merupakan instruksi langsung dari Boiyen, Anselmus memberikan jawaban yang sangat hati-hati.
"Ya karena ini ranah privasi. Saya udah enggak bisa melanjutkan lagi," katanya.
Anselmus juga mengimbau semua pihak, termasuk media dan netizen, untuk memahami posisi kliennya yang sedang menghadapi masa sulit.
Baca Juga: Profil Rully Anggi Akbar, Calon Suami Boiyen yang Viral Berkat Foto Prewedding di Yogyakarta
Baginya, urusan rumah tangga bukanlah konsumsi publik yang bisa dieksploitasi begitu saja.
"Ya kalau untuk proses perceraian ini kan kita tahu, ini kan ranah privasi orang, ranah sangat pribadi sebenarnya ya," jelas Anselmus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat







