Cinta Kuya Beberkan Kondisi Kucing-kucing Peliharaannya

AKURAT.CO, Cinta Kuya mengungkapkan soal kondisi mentalnya imbas dari penjarahan yang terjadi di rumahnya pada 30 September 2025 lalu.
Baca Juga: Cinta Kuya Jadi Sorotan Usai Saldo Rekeningnya Tersebar, Netizen: Mau Kasihan Takut Cuma Konten
Pernyataan itu ditulis Cinta pada kurun waktu 5 September hingga 9 September 2025 yang diunggahnya pada Minggu (14/9/2025) di Instagram-nya.
“Keadaan mental aku perlahan lahan membaik. Aku tidak pernah cerita soal mental health aku kepada media. Bahwa aku ini didiagnosis severe panic attack. Aku ingin saja cerita soal keadaan aku,” tulis Cinta dalam pernyataannya dikutip, Senin (15/9/2025).
Cinta juga menceritakan bagaimana dia mencoba menghubungi Sherina untuk mengetahui kondisi kucing-kucing peliharaannya.
"Papa sudah berkomunikasi dengan Sherina setelah penjarahan, papa bilang situasi papa sedang tidak kondusif masih mengurus tempat tinggal opa, oma, tante, om dan keponakan-keponakan aku serta karyawan-karyawan kita. Karena yang tinggal di rumah itu bukan hanya kita tapi juga mereka. tapi seolah mereka tidak mau mengerti," cerita Cinta.
Cinta menegaskan bahwa ayahnya sama sekali tidak pernah membuat laporan polisi terkait kasus kucing yang sempat hilang.
“Papa tidak pernah membuat laporan polisi soal kucing-kucing ini. Papa hanya membuat posko pengaduan resmi soal kucing yang hilang lewat sahabat kita, Mba Tamara,” ungkap Cinta.
Ia menjelaskan, pemanggilan ayahnya ke kantor polisi murni sebatas klarifikasi, bukan karena laporan dari pihak keluarganya.
“Bahkan papa cerita setelah ada kesepakatan di kantor polisi, pihak mereka takut untuk diwawancarai wartawan. Maka papa bilang biar papa yang keluar menghadapi wartawan dan mereka biar keluar diam-diam lewat pintu belakang,” tulisnya.
Baca Juga: Beranjak Remaja, 10 Potret Cinta Kuya yang Memesona
Cinta juga mengungkapkan rasa bangganya pada orang tuanya terlebih sang ayah yang baru-baru ini memilih untuk membantu pemulangan warga negara Indonesia dari Hongkong.
“Papa dan mama malah tetap memulangkan jenazah PMI Hongkong yang enggak bisa pulang karena biaya. Papa juga terbang ke Jember untuk langsung menerima jenazahnya,” tulis Cinta.
Di akhir tulisannya, Cinta menyampaikan bahwa dia hanya ingin berbagi cerita dari sudut pandangnya sendiri. Dia mengaku kerap takut berbicara karena khawatir salah dan disalahkan.
“Aku diam ini takut, aku takut salah ngomong, apapun yang aku lakukan adalah salah. Aku hanya bisa berdoa untuk teman-teman aku untuk selalu jaga diri, take care of yourself and be nice to everyone,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








