Akurat

Jejak Karir dan Profil Hamdan ATT, Penyanyi Dangdut Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini karena Sakit Stroke

Shalli Syartiqa | 1 Juli 2025, 14:10 WIB
Jejak Karir dan Profil Hamdan ATT, Penyanyi Dangdut Senior yang Meninggal Dunia Hari Ini karena Sakit Stroke

AKURAT.CO Penyanyi dangdut senior Hamdan ATT yang memiliki nama asli Hamdan Attamimi, telah meninggal dunia pada Selasa (1/7/2025), pukul 12.00 WIB di kediamannya di Kramat Jati, Jakarta Timur.

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh kedua anaknya, Aisyah dan Haikal Attamami.

Hamdan ATT meninggal pada usia 76 tahun. Sehubungan dengan itu, berikut profil dan jejak karir Hamdan ATT.

Profil Hamdan ATT

Hamdan Attamimi atau yang lebih akrab disapa Hamdan ATT merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah musik dangdut Indonesia.

Ia lahir di Aru, Maluku, pada 27 Januari 1949 dan memiliki keturunan Arab-Ambon.

Hamdan ATT telah memberikan kontribusi besar melalui karya-karyanya yang menyentuh hati.

Karier Hamdan ATT dimulai sejak remaja, terinspirasi oleh gitaris legendaris Hank Marvin dari grup The Shadows.

Bahkan, ia membentuk grup bernama Quinta Bayangan pada tahun 1964 yang sering membawakan lagu-lagu ala The Shadows.

Pada tahun 1968, Hamdan ATT bergabung dengan band 'Nada Buana' sebagai penyanyi dan tampil di TVRI setelah kepulangannya dari Ambon.

Ia kemudian fokus pada kuliahnya dari tahun 1969 hingga lulus pada tahun 1975, setelah itu ia sepenuhnya berkecimpung sebagai penyanyi dangdut.

Perjalanan Karir Hamdan ATT

Hamdan ATT adalah ikon musik dangdut Melayu yang populer pada era 1980-an hingga 1990-an.

Ia memulai kecintaannya terhadap musik sejak remaja, terinspirasi oleh gitaris legendaris Hank Marvin.

Dengan puluhan tahun berkecimpung di dunia musik dangdut, Hamdan ATT dikenal sebagai penyanyi senior yang tetap eksis.

Suaranya yang merdu dan lirik-lirik lagunya yang puitis yang sering bertemakan cinta dan kehidupan sosial, berhasil merebut hati jutaan pendengar di seluruh Indonesia.

Gaya bernyanyinya yang mendayu-dayu menjadi ciri khas yang tak tergantikan.

Lagu "Termiskin di Dunia" bisa dibilang merupakan masterpiece dan lagu wajib yang melambungkan nama Hamdan ATT.

Dirilis pada akhir tahun 1980-an, lagu ini menjadi sangat ikonik. Liriknya yang menyentuh tentang kesenjangan sosial dan kerendahan hati seorang pria dalam mencintai kekasihnya berhasil membius para pendengar.

Hingga saat ini, lagu "Termiskin di Dunia" masih sering dinyanyikan di berbagai panggung dan acara televisi.

Semasa hidupnya, Hamdan ATT telah berjuang melawan berbagai masalah kesehatan serius, terutama penyakit stroke dan ginjal.

Ia pertama kali mengalami serangan stroke pada tahun 2017. Kondisinya ini disebabkan oleh pecah pembuluh darah.

Setelah serangan pertama pada 2017, Hamdan ATT terus berusaha pulih dengan menjalani fisioterapi.

Namun, ia mengalami stroke kedua pada tahun 2021. Kondisi kesehatannya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Pada awal Oktober 2024, Hamdan ATT kembali mengalami pecah pembuluh darah di otaknya dan dilarikan ke rumah sakit.

Ia sempat menjalani operasi pemasangan selang di RS Polri Kramat Jati untuk mengatasi cairan di otak. Setelah operasi tersebut, kondisinya sempat menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Meskipun demikian, perjuangannya melawan penyakit telah usai, dan ia berpulang meninggalkan warisan musik yang tak ternilai harganya.                

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.