Main Film Waktu Maghrib 2, Omar Daniel Riset ke Psikolog

AKURAT.CO Aktor Omar Daniel menjadi karakter Adi dewasa dalam film Waktu Maghrib 2.
Baca Juga: Jadi Bos Rese, Omar Daniel Enggak Disukai Michelle Ziudith Di Serial Progresnya Berapa Persen?
Untuk mendalami karakternya, Omar Daniel mengungkapkan jika sutrada Sidharta Tata memberikan kebebasan kepada para pemainnya.
"Untuk riset seperti yang dibilang tadi kalau Mas Tata itu sangat membebaskan sekali, kasih kita ruang yang sangat besar untuk kita eksplorasi akting, terus juga untuk develop karakter kita masing-masing juga," ujar Omar Daniel pada Gala Premier Film Waktu Maghrib 2 di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/5/2025).
Omar Daniel juga mengaku senang, sebab dirinya tidak dipaksakan untuk tampil semirip mungkin dengan Adi semasa kecilnya.
"Walaupun memang tadi Maghrib 1 sebagai Adi kecil, tapi Mas Tata tidak mewajibkan saya untuk mengikuti 100 persen gerak gerik atau kayak body language-nya dia," jelasnya.
"Yang penting emosinya masih sama karena memang karakter Adi ini membawa package dari masa lalunya yang memang cukup dalam, trauma mendalam yang dia bawa ke Waktu Maghrib 2 tadi itu," sambungnya.
Baca Juga: 7 Potret Keren Omar Daniel dalam Gala Premier 'Satria Dewa: Gatotkaca'
Untuk lebih mendalami karakternya, Omar sampai harus bertemu psikolog untuk mengetahui bagaimana latar belakang seseorang yang mengalami trauma mendalam.
"Untuk risetnya pasti nonton ulang Waktu Maghrib 1, terus aku juga sempat riset juga ke teman juga ada yang psikolog bertanya tentang latar belakang, tentang orang yang punya trauma itu basic-nya seperti apa pembawaannya," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik






