Astrid Kuya Sebut Putrinya Jadi Korban Bullying Sejak Kecil, Kini Mulai Sembuh

AKURAT.CO Astrid Kuya mengungkapkan soal putri sulungnya, Cinta Kuya yang ternyata pernah menjadi korban perundungan.
Baca Juga: Tak Kalah dari Anak Muda, 10 Potret Gaya Astrid Kuya yang Hypebeast Abis
Salah satu momen yang diingat Astrid adalah saat putrinya mendapatkan tiket k-pop.
"Dulu sempat kan yang heboh itu dia SMP, war tiket K-Pop, dia dapat, tapi ada beberapa yang enggak dapat, terus langsung diancam, katanya, 'pokoknya nanti kalau dia keluar dari venue nanti kita apalah,' ada pengancaman-pengancamanlah di situ. Di situ mulai papanya yang takut. Takut karena ada pengancaman itu sendiri akhirnya dilaporkan," ujar Astrid saat dikutip dari Instagram Rumpi Trans T, Senin (5/5/2025).
"Anaknya sendiri jujur waktu itu dia sempat cerita soal masalah dibully waktu kecil dan aku juga baru tahu ternyata selama ini di sekolah dia ada beberapa kali perlakuan temannya yang mungkin iri, kalau Cinta kan waktu masih kecil bisa izin, harus syuting, harus apa kek, sesuatu yang spesial, nah mungkin ada beberapa temannya yang enggak suka, mungkin dikata-katain atau apa," tambahnya.
Astrid mengaku Cinta baru bisa menuangkan seluruh peristiwa yang dialaminya saat mulai beranjak dewasa.
"Itu pun aku baru tahu setelah dia kita suka ngobrol, deep talk. (Umur) 19, 20 tahun. Deep talk, 'iya tuh si ini,' nah tapi deep talk-nya itu fun aja. Sampai akhirnya aku tahu ini anak mungkin dari kecilnya jadi sering terluka, terluka dalam arti kata omongan orang sebagai artis, sebagai artis cilik," jelasnya.
Perubahan positif dirasakan Astrid setelah Cinta pindah ke Amerika. Ia mulai dikelilingi oleh lingkungan yang lebih mendukung dan sehat secara emosional.
"Tapi aku lihat sih perubahannya setelah dia pindah ke Amerika, mulai berteman dengan teman-teman yang mungkin open minded, dengan pacarnya dia yang encourage dia, 'udah itu cuma ini,' tapi kadang kayak masalah tadi nih, masalah rambutnya, masalah warna kulitnya, sebenarnya itu dia bukan mau membalas, tapi dia ingin menyadarkan," kata Astrid.
Baca Juga: Astrid Kuya Tulis Kalimat Menohok, Sindir Deddy Corbuzier?
Astrid pun menegaskan kini putrinya lebih aware dan memperhatikan sekitar. Salah satu yang membuat dirinya sadar akan pentingnya kesehatan mental lantaran saat ini dirinya mengambil jurusan psikologi.
"Kan dia sekolah sekarang kan major-nya psikologi, they need to understand, mereka itu harus mengerti kalau kata-kata mereka itu menyakiti, menyakiti orang walaupun orang di media sosial cuma mikir gini, 'lu enggak kenal gue, lu enggak tahu siapa gue, gue ngomong aja nih yang jahat, yang jelek tentang elu, elu enggak tahu gue kok'," ujarnya.
"Nah itu ternyata menyakiti, dan dia mau membuat orang itu aware," pungkas Astrid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







