Penggelapan Uang, Wika Salim Masih Tunggu Itikad Baik Pihak Manajemen

AKURAT.CO Wika Salim kembali menyambangi Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan dana dan penipuan yang dilakukan oleh manajemennya.
Baca Juga: Wika Salim Pernah Pacaran dengan Danang D'Academy
Kehadirannya bersama kuasa hukumnya, Sandy Arifin untuk kembali menunggu waktu terkait jawaban manajemen perihal hak dari Wika Salim.
"Kami masih surat-menyurat dengan pihak mantan manajemennya Wika, mudah-mudahan ada titik temu, ada titik musyawarah, mufakat, kalau tidak ada titik temu, kami sudah ngobrol juga dengan keluarga Wika untuk segera melaporkan perkara ini terkait kemungkinan adanya kejahatan penipuan penggelapan, juga ada tindak pidana pencucian uang,” ungkap Sandy Arifin, kuasa hukum Wika Salim saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (30/12/2024).
Sandy menegaskan saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti dan akan terus memberikan waktu hingga awal tahun 2025. Jika tak ada itikad baik, maka pihaknya akan siap melakukan laporan.
"Ini mungkin masih diduga, jadi kita sekalian surat menyurat masih berjalan, masih bisa bertemu untuk menyelesaikan, kita juga masih mengumpulkan bukti, kalau sampai tidak ada titik temu, kita mungkin akan melaporkan setelah tahun baru," bebernya.
Baca Juga: Bikin Susah Berkedip, 7 Potret Memesona Aksi Wika Salim di Atas Panggung
Sebagai kuasa hukum, Sandy Arifin akan mencoba mengatur pertemuan dengan pihak manajemen agar masalah ini dapat diselesaikan dengan baik.
"Kita akan coba mengatur pertemuan sambil berjalan mengumpulkan data, bukti, dan beberapa saksi, sekalian berjalan aja, karena yang kita khawatirkan itu tidak ada titik temu untuk penyelesaiannya, karena tadi seperti yang saya katakan, selain ada tindak pidana penggelapan, ada juga pencucian uangnya ," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








