Anak-anak Sarwendah Masih Didampingi Psikolog, Kenapa?

AKURAT.CO Sarwendah mengakui bahwa hingga kini, ketiga anaknya masih terus didampingi oleh psikolog untuk menjaga kondisi mental mereka.
"Ya itu yang penting mental anak-anak aku, yang ternyata bersyukurnya baik-baik aja semuanya dan mereka juga bisa diberi pengertian yang baik-baik dan mereka mengerti dan tidak memaksakan. Jadi ya jalanin harinya udah lebih tenang," tandasnya.
Baca Juga: Ruben Onsu dan Sarwendah Resmi Bercerai Secara Verstek, Apa Itu?
Sarwendah mengungkapkan salah satu cara untuk tetap menstabilkan mental ketiga anaknya pasca dirinya berpisah dari Ruben Onsu.
"Enggak. Mereka enggak merasakan apapun. Ya awal-awal kalau Nia enggak merasakan apapun karena dia belum mengerti, kalau misalkan Onyo sama Thalia udah ngerti," ucapnya.
Baca Juga: Bukan karena Minum Air Galon, Psikolog Klinis Ungkap Penyebab Anak Autis
"Ya untungnya mereka ya lebih mengerti, dia juga bilang 'ya nggak apa-apa,'" sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








