Akurat Logo

CNG 3 Kg Pengganti LPG 3 Kg Masih Dikaji, Ini Kata Kementerian ESDM

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 3 Oktober 2026, 20:24 WIB
CNG 3 Kg Pengganti LPG 3 Kg Masih Dikaji, Ini Kata Kementerian ESDM
ilustrasi gas 3kg dan gas CNG

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara terkait rencana pengembangan compressed natural gas (CNG) ukuran 3 kilogram (kg).

Diketahui, saat ini Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) masih melakukan kajian termasuk dari sisi tabung hingga proses bisnis penyaluran CNG.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot mengatakan, proses evaluasi saat ini masih berlangsung. Lemigas tengah mengkaji aspek teknis tabung yang akan digunakan sekaligus mekanisme proses CNG hingga masuk ke dalam tabung.

Baca Juga: Kementerian ESDM Targetkan DIM RUU Migas Diserahkan ke Prabowo 22 Oktober Mendatang

“Jadi kan dari ini kan lagi dievaluasi oleh Lemigas itu kan dari tabung ya. Kemudian itu proses jadi CNG sampai ke tabung itu kan juga proses bisnisnya kan lagi diselesaikan oleh Lemigas,” kata Yuliot di Kementerian ESDM, dikutip Sabtu (3/10/2026).

Yuliot menyampaikan, hasil evaluasi tersebut ditargetkan dapat disampaikan dalam waktu dekat. Pemerintah akan melihat hasil kajian Lemigas sebagai dasar untuk menentukan tahapan selanjutnya terkait pengembangan CNG 3 kg.

“Dalam waktu dekat ini hasil evaluasi itu akan disampaikan,” ujar Yuliot.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mematangkan skema pemanfaatan compressed natural gas (CNG) 3 Kg sebagai alternatif pengganti LPG 3 Kg.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, pemerintah saat ini masih melakukan finalisasi skema dari sisi hulu hingga hilir agar implementasi CNG dapat berjalan.

“Jadi skemanya itu nanti seperti apa sih Biar dari sisi hulunya siap, hilirnya juga siap, masyarakat yang menerima juga merasa senang ketika nanti juga memanfaatkan itu,” kata Laode saat ditemui selepas acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga: Luka Gempa Nagekeo dan Jejak Bakti Kementerian ESDM

Laode menjelaskan, pemerintah akan melakukan uji coba terlebih dahulu dengan memanfaatkan UMKM yang berada di lingkungan Lemigas.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.