Kementerian ESDM Mulai Uji Coba CNG 3 Kg di Kantin Lemigas

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai mematangkan skema pemanfaatan compressed natural gas (CNG) 3 Kg sebagai alternatif pengganti LPG 3 Kg.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, pemerintah saat ini masih melakukan finalisasi skema dari sisi hulu hingga hilir agar implementasi CNG dapat berjalan.
“Jadi skemanya itu nanti seperti apa sih Biar dari sisi hulunya siap, hilirnya juga siap, masyarakat yang menerima juga merasa senang ketika nanti juga memanfaatkan itu,” kata Laode saat ditemui selepas acara Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: Bahlil Ungkap Uji Coba CNG 3 Kg Bakal Dilakukan Pekan Depan
Laode menjelaskan, pemerintah akan melakukan uji coba terlebih dahulu dengan memanfaatkan UMKM yang berada di lingkungan Lemigas.
Salah satu lokasi yang akan digunakan untuk pengujian adalah kantin di lingkungan Lemigas.
“Nah, di dalam tahap tiga ini, kita melakukan beberapa uji dulu. Kita memanfaatkan UMKM nanti yang ada di dalam lingkungan Lemigas.
Di sana ada kantin. Kita mau coba manfaatkan dulu di situ. Sambil kita evaluasi,” ujarnya.
Setelah tahap uji coba dan evaluasi selesai, pemerintah akan menyiapkan pengadaan tabung CNG dalam jumlah besar melalui badan usaha yang ditunjuk.
Laode menyebut jumlah tabung yang disiapkan akan mencapai puluhan ribu unit, sesuai dengan skala program yang sebelumnya telah diumumkan pemerintah.
“Setelah itu badan usaha yang nanti akan ditunjuk produksi tabungnya, itu nanti akan ditugaskan mengadakan dalam jumlah skala yang seperti sudah diumumkan, lebih dari 10.000, 20.000, 30.000,” tutur Laode.
Diberitakan sebelumnya, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pengembangan tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kilogram (Kg) sebagai alternatif LPG 3 Kg memasuki tahap akhir pengujian.
Bahlil mengatakan dirinya baru menerima paparan terbaru terkait perkembangan uji coba tabung CNG 3 kilogram beserta komponen katup (valve)-nya. Menurutnya, Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) kini tengah menyelesaikan tahapan pengujian terakhir.
"Saya baru tiga hari lalu dipresentasikan hasil tabung tiga kilogram dan valve-nya. Sekarang lemigas lagi uji yang terakhir," kata Bahlil di Kementerian ESDM, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan laporan yang diterimanya, sebagian besar tahapan pengujian telah diselesaikan.
Pengujian yang masih berlangsung adalah uji tembak atau gun fire tes, yang dilakukan untuk menguji ketahanan tabung terhadap kondisi ekstrem, termasuk paparan suhu tinggi.
"Karena itu kan diuji tembak dengan pembakaran 850 (derajat celcius) panasnya itu. Dan itu sudah. Tinggal uji tembak aja,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









