EV dan Hybrid Tumbuh, Pertamina Lubricants Siapkan Pelumas untuk Komponen Kendaraan Listrik

AKURAT.CO PT Pertamina Lubricants melihat peluang pengembangan bisnis pelumas seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai (EV) dan kendaraan hybrid di Indonesia.
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi mengatakan, meski kendaraan listrik tidak menggunakan mesin pembakaran internal seperti kendaraan konvensional, sejumlah komponen pada kendaraan listrik tetap membutuhkan produk pelumas.
“Kalau di EV walaupun mungkin mesinnya ya, mesinnya tidak membutuhkan pelumas tetapi tentunya masih ada part-part dari kendaraan EV maupun hybrid yang memerlukan produk dari pelumas,” kata Rika di Plumpang, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Baca Juga: 16 Negara Jadi Tujuan Ekspor Pertamina Lubricants, Ini Daftarnya
Rika mencontohkan kebutuhan pelumas pada komponen gir kendaraan listrik maupun hybrid.
Menurut Rika, Pertamina Lubricants telah memiliki sejumlah varian produk yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. “Seperti di gir, seperti itu yang tentunya pelumas Pertamina juga memiliki produk variannya,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina Lubricants telah memperluas pasar ekspornya ke 16 negara, mencakup sejumlah negara di Asia hingga Afrika.
Manager Production Unit Jakarta PT Pertamina Lubricants, Dody Arief Aditya mengatakan, ekspansi pasar internasional telah dilakukan perseroan selama bertahun-tahun. Salah satu pasar yang telah digarap adalah Korea Selatan yang menjadi tujuan ekspor sejak 2007.
“Korea itu sejak 2007 kemudian Jepang, Australia, Singapura dan lain sebagainya,” kata Dody di kantor Pertamina Lubricants Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Berikut 16 Negara Tujuan Ekspor Pertama Lubricants:
Tanzania — sejak 2024
Philippines — sejak 2021
Japan — sejak 2020
Australia — sejak 2018
Singapore — sejak 2016
Malaysia — sejak 2015
East Timor — sejak 2015
Yemen — sejak 2015
Nigeria — sejak 2015
Thailand — sejak 2014
Vietnam — sejak 2014
Myanmar — sejak 2014
China — sejak 2014
Bangladesh — sejak 2010
South Africa — sejak 2010
Korea — sejak 2007
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









