SKK Migas: Sumur Migas Nonkonvensional di Blok Rokan Produksi 500 Barel per Hari

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan pengembangan sumur migas nonkonvensional (MNK) mulai menunjukkan hasil positif.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto menuturkan, salah satu sumur migas MNK di Blok Rokan diperkirakan berhasil memproduksi minyak 500 barel per hari (bph).
“Kemarin baru satu sumur yang dibor, ada produksinya 500 barel oil per day. Sekarang sudah dibor, sudah berhasil, sudah dites, sekarang Pertamina lagi mau mengajukan kontrak bagi hasilnya yang lebih menguntungkan,” kata Djoko saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (5/6/2026).
Djoko menambahkan, pemerintah saat ini tengah memfinalisasi regulasi yang akan menjadi landasan pengembangan migas nonkonvensional.
Baca Juga: SKK Migas: Produksi Gas Sudah 95% Target APBN 2026
“Tadi kami dari pagi membahas dengan Pak Wamen untuk Pertamina mengajukan berdasarkan nanti Kepmen yang sedang dibahas,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina (Persero) mengungkapkan adaya potensi sumber daya migas non-konvensional mencapai 11 miliar barel oil in place yang berada di Tanah Air.
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza mengatakan, potensi tersebut menjadi peluang besar yang saat ini tengah dipersiapkan pengembangannya oleh perusahaan.
“Kita dapat melihat pada dasarnya peluang yang kita miliki, yang terdiri dari sumber daya non-konvensional. Kabar baiknya adalah baru-baru ini kita memiliki 11 miliar barel minyak di tempat untuk sumber daya non-konvensional,” kata Oki dalam gelaran IPA Convex 2026 di ICE BSD, Rabu (20/5/2026).
Oki menambahkan, tantangan utama pengembangan migas non-konvensional bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dukungan kebijakan dan ekosistem industri yang memadai.
Karena itu, Pertamina saat ini tengah mendorong dukungan fiskal dari pemerintah agar pengembangan sumber daya tersebut dapat berjalan lebih optimal.
Baca Juga: Kejar Target Lifting 2026, SKK Migas Bakal Optimalkan Sumur Minyak Rakyat
“Jadi, tugas kita saat ini pada dasarnya adalah bagaimana kita dapat melakukan advokasi kepada pemerintah kita untuk mendapatkan dukungan fiskal,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








