Jawaban Danantara Usai Disebut Dasco Sudah Beli Saham GoTo

AKURAT.CO Manajemen Badan Pengelola Investasi Daya Agata Nusantara (Danantara) buka suara setelah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pemerintah lewat Danantara sudah masuk mengambil bagian saham di aplikator ojol seperti GOTO.
Tim Komunikasi Danantara Indonesia mengatakan bahwa Danantara Indonesia secara berkelanjutan mengevaluasi beragam peluang untuk melaksanakan mandat perusahaan untuk memberikan dampak sosial-ekonomi yang bermakna bagi Indonesia.
"Selain itu, Danantara memastikan akan tetap disiplin dalam menilai peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, serta penciptaan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi yang telah ditetapkan," ujar Tim Komunikasi Danantara Indonesia saat dihubungi Antara, Sabtu (2/5/2026).
Danantara juga, lanjut Tim Komunikasi Danantara akan tetap disiplin dalam menilai peluang berdasarkan kesesuaian strategis, fundamental, profil risk-return, dan penciptaan nilai jangka panjang, sesuai dengan tahapan investasi yang telah ditetapkan.
Sebelumnya dalam audiensi dengan Peserta Unjuk Rasa Hari Buruh di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (1/5/2026), Dasco menjelaskan masuknya Danantara ke dalam jajaran pemegang saham aplikator ojol demi memudahkan pemerintah menurunkan porsi yang diambil oleh aplikator sehingga porsi ojol membesar.
Dari sebelumnya berbanding 80-20 persen (untuk platform fee) menjadi di bawah 10% tepatnya 8% untuk platform fee, sebagaimana arahan Presiden Prabowo dalam pidatonya saat May Day.
Meskipun, penyesuaian porsi bagi hasil masih perlu kajian lanjut demi mempertimbangkan titik tengah atau keberlanjutan bisnis yang sekaligus meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.
"Pemerintah melalui Danantara sudah masuk ke dalam aplikator, mengambil bagian saham. Dengan posisi itu, tentu ada ruang untuk mendorong kebijakan yang lebih baik," ujar Dasco.
Presiden Prabowo Subianto di sela pidato May Day di Monas, Jumat (1/5/2026) juga mengaku tak rela jika ojol mendapatkan bagian yang kecil sementara aplikator ojol mendapat jatah lebih besar.
"Enak aje, lo yang keringat dia yang dapat duit, sorry aje. Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah usaha di Indonesia. Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen," tegas Presiden.
Siapa Pemilik Saham GOTO?
Menilik laporan bulanan registrasi pemegang efek di keterbukaan informasi BEI, per 31 Maret 2026 tercatat pada daftar pemilik saham dengan kepemilikan saham mencapai 5% atau lebih (investor strategis) maupun investor nonstrategis PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO), belum terdapat nama Danantara/ pemerintah.
Namun bisa saja daftar kepemilikan tersebut berubah pada laporan bulanan registrasi pemegang efek berikutnya. Tapi memang, Telkomsel, salah satu operator telekomunikasi pelat merah tercatat menggenggam 23,72 miliar lembar saham GOTO setara 1,9%.
Danantara sendiri secara tak langsung mengendalikan mayoritas saham Telkomsel melalui posisinya sebagai pemegang saham pengendali di induk Telkomsel, PT Telkom Indonesia. Bisa jadi yang dimaksud Dasco adalah hal ini.
Adapun per 31 Maret 2026, dari total 1.191.144.997.220 lembar saham yang ditempatkan dan disetorkan penuh GOTO, pemegang saham terbesar yakni:
Masyarakat Non Warkat sebanyak 912.545.687.945 lembar (76,61%)
SVF GT Subco (Singapore) Pte. Ltd. sebanyak 91.102.207.128 lembar (7,648%)
Taobao China Holding Limited sebanyak 88.531.124.993 lembar (7,432%)
Saham Treasury sebanyak 37.440.078.403 lembar (3,14%)
Masyarakat warkat sebanyak 2.858.899.747 lembar (0,24%)
Kevin Bryan Aluwi, Founder sebanyak 3.272.789.432 lembar (0,27%)
William Tanuwijaya, Founder sebanyak 12.588.634.432 lembar (1,06%)
Melissa Siska Juminto, Founder sebanyak 4.043.358.227 lembar (0,34%)
Andre Soelistyo, Founder dan Komisaris, sebanyak 6.734.025.184 lembar (0,565340%)
Hans Patuwo, Direktur Utama, sebanyak 763.015.167 lembar (0,0640573%)
Catherine Hindra Sutjahyo, Wakil Direktur Utama, sebanyak 493.717.692 lembar (0,04144%)
Santoso Kartono, Komisaris, sebanyak 394.010.440 lembar (0,0330783%)
Agus Dermawan Wintarto Martowardojo, Komisaris Utama, sebanyak 169.585.462 lembar (0,0142372%)
Monica Lynn Mulyanto, Direktur, sebanyak 66.900.481 lembar (0,0056165%)
Sudhansu Raheja, Direktur, sebanyak 33.856.910 lembar (0,002842%)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 9Anak Usaha Lyman Group Urus HGB Kota Baru Parahyangan ke ATR/BPN, KPK Dalami Setorannya
- 10KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat








