Jadestone Perluas Bisnis, SKK Migas Sebut Indonesia Masih Menjanjikan

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menilai sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional masih menjadi magnet bagi investor internasional.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto menegaskan bahwa langkah ekspansi yang dilakukan Jadestone Energy menjadi sinyal kuat atasdaya saing Indonesia di mata dunia.
“Indonesia ini masih good untuk berinvestasi di hulu migas,” kata Djoko di Jakarta, Kamis, (30/4/2026).
Baca Juga: SKK Migas Genjot Produksi Lewat Teknologi MSF di WK Rokan
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan resmi antara SKK Migas dan jajaran manajemen Jadestone Energy di Jakarta. Dalam kesempatan itu, CEO Jadestone Energy, T. Mitch Little memaparkan rencana ekspansi yang lebih agresif di Indonesia.
Country Manager Jadestone Energy Indinesia, Andi Iwan Uzamah mengungkapkan bahwa Jadestone saat ini aktif membidik peluang akuisisi dan kemitraan, khususnya pada aset-aset yang sudah berada pada tahap pengembangan maupun produksi.
“Fokus kami adalah aset yang sudah di tahap development atau produksi agar dapat segera dioptimalkan. Kami juga membuka peluang kerja sama strategis, baik melalui kemitraan maupun akuisisi, termasuk untuk aset-aset yang belum tergarap optimal (stranded assets),” jelas Andi.
Bagi Industri Hulu Migas, komitmen Jadestone bukan sekadar ekspansi korporasi, melainkan indikator konkret bahwa iklim investasi hulu migas Indonesia tetap kompetitif dan menjanjikan.
Kontribusi Jadestone yang mencakup produksi gas, kondensat, hingga LPG juga memperkuat peran strategisnya dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Dengan pendekatan ekspansi yang terbuka mulai dari wilayah barat hingga timur Indonesia, serta mencakup aset onshore dan offshore Jadestone menunjukkan komitmen jangka panjang untuk tumbuh bersama industri migas nasional.
Jadestone saat ini menggarap wilayah kerja lemang di Jambi, dengan rata-rata produksi 6.400 BOEPD.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji







