Jelang Idulfitri, JAPFA Turunkan Harga Pakan untuk Stabilitas Industri Perunggasan

AKURAT.CO PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung stabilitas sektor perunggasan nasional dengan menurunkan harga pakan ternak.
Langkah ini dilakukan untuk membantu menekan biaya produksi peternak sekaligus menjaga stabilitas harga produk unggas menjelang Hari Raya Idulfitri.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Agung Suganda menyatakan bahwa tren penurunan harga pakan merupakan perkembangan positif bagi sektor perunggasan nasional.
Baca Juga: Inovasi Pakan Kuda Fortis Antar Japfa Sabet Penghargaan Indonesia Rising Stars Awards 2026
"Penyesuaian harga pakan di tingkat industri diharapkan dapat membantu menekan biaya produksi peternak sehingga usaha peternakan menjadi lebih efisien dan stabilitas harga produk peternakan di pasar tetap terjaga," ujar Agung.
Sejalan dengan hal tersebut, Arif Widjaja, COO Poultry JAPFA, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas industry perunggasan.
Sebagai bagian dari komitmen JAPFA untuk melindungi konsumen dan peternak nasional, perusahaan melakukan penyesuaian dengan menurunkan harga pakan.
"Kami berharap langkah ini dapat membantu peternak meningkatkan efisiensi usaha sekaligus memastikan pasokan ayam tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memperoleh produk unggas dengan harga yang lebih stabil, khususnya menjelang Lebaran," ujar Arif.
JAPFA juga terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk melakukan penyesuaian harga secara berkala guna mendukung efisiensi produksi peternak, hingga nantinya produk peternakan hilir dapat dinikmati masyarakat dengan harga terjangkau.
"Upaya ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi peternak untuk menjaga biaya produksi, terutama pada periode ketika permintaan daging ayam biasanya meningkat seperti pada Hari Besar Keagamaan," tambah Arif.
Melalui langkah ini, JAPFA berharap dapat berkontribusi menjaga keseimbangan antara keberlanjutan usaha peternak, stabilitas industri perunggasan, serta keterjangkauan harga produk unggas bagi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T








