Akurat

LPCK Bukukan Pra Penjualan Rp1,65 Triliun Sepanjang 2025

Yosi Winosa | 2 Maret 2026, 19:34 WIB
LPCK Bukukan Pra Penjualan Rp1,65 Triliun Sepanjang 2025
Hunian Lippo Cikarang

AKURAT.CO PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) mencatatkan nilai pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp1,65 triliun pada akhir Desember tahun 2025, setara dengan 100 persen dari target yang ditetapkan untuk tahun buku 2025.

Pada periode yang sama, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp4,52 triliun, meningkat 133% dibandingkan periode sebelumnya. Pertumbuhan pendapatan terutama ditopang oleh serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko), serta penjualan lahan industri.

Selain itu, segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan turut memberikan kontribusi terhadap kinerja Perseroan.

Baca Juga: Investasi Bekasi Tumbuh, LPCK Tangkap Peluang Bisnis Hunian

Segmen rumah tapak dan apartemen mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 369% dibandingkan periode sebelumnya, seiring percepatan serah terima unit. Sementara itu, segmen pengelolaan kota membukukan pendapatan sebesar Rp474,5 miliar.

Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp783 miliar dengan margin laba kotor 17%. Dengan capaian tersebut, LPCK melanjutkan penguatan kinerja operasionalnya seiring pengembangan kawasan Lippo Cikarang sebagai kota mandiri terintegrasi di koridor timur Jakarta.

Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Indryanarum, menyampaikan bahwa capaian tahun 2025 mencerminkan respons pasar yang positif terhadap produk yang ditawarkan Perseroan.

“Pada tahun 2025, kami berhasil mencapai target pra-penjualan tahunan, didukung oleh minat terhadap produk rumah tapak dan komersial. Ke depan, kami tetap berfokus pada penyelesaian pembangunan tepat waktu serta memastikan proses serah terima berjalan sesuai komitmen kepada konsumen,” ujar Indryanarum.

EBITDA Tetap Positif

Hingga akhir Desember 2025, LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp381,3 miliar, dengan EBITDA margin sebesar 8% terhadap total pendapatan. Capaian ini mencerminkan upaya perseroan dalam menjaga efisiensi operasional di tengah peningkatan aktivitas bisnis.

Komposisi Pra-Penjualan

Realisasi Pra-penjualan sebesar Rp1,65 triliun pada FY25 terutama didorong oleh tingginya permintaan produk residensial. Rumah tapak dan unit komersial masing-masing berkontribusi sebesar 58% dan 38% terhadap total marketing sales, sementara segmen lahan industri menyumbang 4%.

Sepanjang FY25, Perseroan berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 1.486 unit, didukung oleh peluncuran produk baru, antara lain The Allegra @Casa De Lago dan Neo Top.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.