Siap-Siap, Program Transmigrasi Patriot 2026 Dibuka Awal Maret

AKURAT.CO Kementerian Transmigrasi membuka pendaftaran Program Transmigrasi Patriot 2026 pada awal Maret mendatang. Program ini mewajibkan peserta tinggal selama 2,5 tahun di kawasan transmigrasi sebagai bagian dari skema pendidikan dan pengabdian masyarakat.
Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara mengatakan, peserta yang lolos seleksi akan menjalani pendidikan berbasis kampus lapangan dan tinggal di hunian modular yang disediakan di lokasi penempatan.
"Untuk Transmigrasi Patriot insya Allah awal Maret (2026) kami akan buka pendaftarannya," kata Iftitah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Wamen ATR Tekankan Kehati-hatian Hukum dalam Penyelesaian Lahan Transmigrasi Gambut Jaya
Peserta akan ditempatkan di tiga kawasan transmigrasi prioritas, yakni Rempang (Kepulauan Riau), Mamuju (Sulawesi Barat), dan Merauke (Papua Selatan). Ketiga wilayah tersebut dipilih karena memiliki potensi ekonomi sekaligus kebutuhan percepatan pembangunan yang dinilai strategis.
"Mereka akan tinggal, kuliah, dan berinteraksi dengan warga transmigran di tiga lokasi. Mereka akan kuliah selama satu setengah tahun, mulai tahun ini di kawasan transmigrasi Rempang, Mamuju, maupun Merauke," ujarnya.
Setelah menyelesaikan masa pendidikan, peserta akan menjalani pengabdian masyarakat selama satu tahun.
"Setelah itu, setelah satu setengah tahun mereka kuliah, mereka akan melakukan pengabdian masyarakat selama satu tahun. Jadi total mereka akan tinggal selama dua setengah tahun di kawasan transmigrasi," tambah Iftitah.
Fokus Sektor Strategis
Program Trans Patriot di Rempang difokuskan pada pengembangan sektor industri dan kelautan. Sementara itu, kawasan Mamuju diarahkan pada penguatan pertambangan, pertanian, dan perkebunan. Adapun Merauke difokuskan pada sektor pertanian, perkebunan, serta perikanan dan kelautan.
Baca Juga: AHY Percepat Pembangunan Infrastruktur dan Penyelesaian Sertifikasi Tanah Masyarakat Transmigrasi
Dalam pelaksanaannya, Kementerian Transmigrasi menggandeng tujuh perguruan tinggi sebagai mitra, yakni Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Target 1.000–1.500 Mahasiswa
Pemerintah menargetkan 1.000 hingga 1.500 mahasiswa akan mengikuti program ini pada 2026. Program ini merupakan pengembangan dari Ekspedisi Patriot yang pertama kali diimplementasikan pada 2025 dengan melibatkan 1.000 mahasiswa serta dosen dan guru besar dari tujuh kampus mitra.
Ekspedisi Patriot 2025 menghasilkan pemetaan potensi ekonomi di 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia yang dirangkum dalam 400 output penelitian.
Melalui skema ini, pemerintah mendorong transmigrasi tidak lagi hanya dipandang sebagai relokasi penduduk, melainkan sebagai ekosistem pendidikan, riset, dan akselerasi pembangunan ekonomi kawasan berbasis kolaborasi kampus dan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 4Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 7Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo







