Akurat

Jelang Nataru 2026, Kemenhub Lakukan Ramp Check Bus dan Cek Kesiapan Terminal Tidar Magelang

Dedi Hidayat | 2 November 2025, 11:08 WIB
Jelang Nataru 2026, Kemenhub Lakukan Ramp Check Bus dan Cek Kesiapan Terminal Tidar Magelang

AKURAT.CO Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan melakukan pengecekan kesiapan Terminal Tipe A Tidar Magelang dalam menyambut angkutan natal dan tahun baru 2025/2026.

Adapun secara resmi Ditjen Hubdat akan melakukan rampcheck armada bus secara serentak mulai tanggal 7 November 2025 yang dilakukan di Terminal Tipe A, pool bus, lokasi-lokasi wisata serta jalan - jalan rawan kecelakaan menuju lokasi wisata.

“Terminal Tidar merupakan salah satu terminal yang sistemnya sudah cukup baik hanya ke depan kami akan lebih menerapkan digitalisasi secara keseluruhan melalui sistem Terminal Online System (TOS)," Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan dikutip, Minggu (2/11/2025).

Aan menambahkan bahwa di samping pelayanan yang bagus, pihaknya menginginkan terminal menjadi gerbang untuk mendatangkan kendaraan dan penumpangnya ke suatu daerah.

Baca Juga: Kemenhub Bakal Lakukan Ramp Check Nasional Jelang Nataru 2025/2026

"Digitalisasi sangat penting karena terkait dengan permasalahan manifest. Ke depan, kita upayakan sistem digitalisasi yang lebih terintegrasi sehingga bisa menjadi pusat data dan dapat memvalidasi data dengan cepat," tambahnya.

Selain mengecek kesiapan Terminal Tidar Magelang, Aan melakukan inspeksi keselamatan LLAJ pada sejumlah bus di Lokasi Parkir Wisata Museum dan Kampung Seni Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Ia mengatakan hal ini terus dilakukan oleh Ditjen Hubdat sebagai upaya untuk meminimalisir tingkat fatalitas kecelakaan yang terjadi pada bus - bus khususnya bus pariwisata yang membawa wisatawan.

"Kami telah memeriksa 5 bus yang berada di lokasi parkir wisata borobudur hari ini. Alhamdulillah semuanya setelah dicek telah memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan," ujarnya.

Lebih lanjut, Aan menjelaskan bukan hanya kondisi kendaraan yang dicek melainkan juga kondisi pengemudi harus dalam keadaan sehat dan prima karena seringkali jarak tempuh yang dilalui cukup panjang.

"Kami juga harap masing-masing operator melakukan pengecekan secara mandiri terlebih dulu terhadap armada bus sebelum digunakan. Ini merupakan hal preventif yang sama - sama kita lakukan untuk meningkatkan keselamatan angkutan jalan," tutur Aan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.