Akurat

Pemerintah Salurkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP Stabilkan Harga

Hefriday | 18 Juli 2025, 16:34 WIB
Pemerintah Salurkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP Stabilkan Harga

AKURAT.CO Pemerintah resmi menyalurkan 1,3 juta ton beras dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang akan digelontorkan secara bertahap ke seluruh wilayah Indonesia.

Kebijakan ini diambil untuk merespons lonjakan harga beras yang belakangan dirasakan masyarakat.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menjelaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang memutuskan dua agenda utama.
 
Pertama, pelepasan 360 ribu ton beras untuk bantuan sosial, dan kedua, penyaluran beras SPHP sebanyak 1,3 juta ton. Ia optimistis bahwa harga beras akan mulai turun dalam waktu 1–2 minggu ke depan.
 
“Seluruh Indonesia bergerak bersama-sama. Kami yakin 1–2 minggu harga beras dapat turun,” kata Mentan Amran dalam peluncuran Gerakan Pangan Murah Beras SPHP di Jakarta, Jumat (18/7/2025). 
 
 
Amran juga menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang meminta agar negara hadir dan menjamin keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.
 
“Hari ini kita operasi pasar besar-besaran. Ini mengantisipasi agar harga beras turun, tidak naik di saat stok kita banyak,” ujarnya.
 
Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, PT Pos Indonesia, ID Food, PTPN, dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC) untuk mempercepat distribusi dan memastikan beras SPHP sampai ke tangan masyarakat.
 
Amran menyebut, gerakan pangan murah ini akan dilaksanakan di 5.302 titik di seluruh Indonesia. Beras SPHP akan dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu, Rp12.500 per kilogram untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, Sulawesi). 
 
Rp13.100 per kilogram untuk zona 2 (Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan), Rp13.500 per kilogram untuk zona 3 (Maluku dan Papua).
 
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Satgas Pangan, Zulkifli Hasan, turut mengapresiasi pelaksanaan gerakan ini. Ia menilai sinergi lintas kementerian dan BUMN pangan sangat penting untuk menstabilkan harga dan memastikan ketersediaan pangan nasional.
 
“Jadi ini beras SPHP dengan harga Rp62.500 per kemasan, per kilogram Rp12.500. Mudah-mudahan ini bisa membantu menstabilkan harga yang di beberapa tempat ada kenaikan,” kata Zulhas.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa