Sinergi Lintas Sektor Didorong untuk Percepat Perdagangan Digital Nasional

AKURAT.CO Pemerintah mendorong sinergi antara sektor swasta, akademisi, dan institusi publik guna mempercepat transformasi perdagangan berbasis teknologi di Indonesia.
Langkah ini diyakini sebagai fondasi penting dalam membangun ekosistem perdagangan digital yang tangguh dan inklusif.
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti Widya Putri menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mengakselerasi inovasi dan menghadirkan solusi nyata dalam menghadapi tantangan perdagangan digital.
Baca Juga: Kemendag Catat Transaksi Ekspor UMKM Capai Rp1,1 Triliun hingga Mei 2025
Hal itu disampaikan Roro saat menjadi pembicara utama dalam acara CEO Talk 2025 yang digelar di Surabaya, dengan tema Lesson Learned 2025: Perdagangan dan Jasa Berbasis Teknologi.
“Peran aktif pemerintah, dunia akademik, dan pelaku usaha sangat penting untuk mewujudkan perdagangan digital yang tangguh. Kolaborasi ini akan mendorong lahirnya inovasi, mempercepat adopsi teknologi, serta memperluas akses pelaku usaha, khususnya UMKM,” ujar Roro dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (20/6/2025).
Pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan, berkomitmen menciptakan ekosistem yang kondusif dengan regulasi yang mendukung inovasi, melindungi konsumen, serta meningkatkan daya saing produk lokal.
Baca Juga: Kemendag Promosikan Produk 15 UMKM RI di Osaka
Salah satu bentuk nyatanya adalah pengesahan Perpres No. 80 Tahun 2019 dan Permendag No. 31 Tahun 2023, yang mengatur perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE).
Wakil Rektor IV ITS, Agus Muhammad Hatta, turut menegaskan pentingnya kecepatan kolektif dalam menghadapi dinamika teknologi global.
“Forum seperti ini penting untuk terus dikembangkan sebagai wadah diskusi dan pembelajaran bersama,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







