Presiden Prabowo Ucapkan ‘Saya Bahagia’ Enam Kali di Panen Raya Nasional

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan rasa bahagia yang luar biasa saat menghadiri Panen Raya Nasional di Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/4/2025).
Dalam pidatonya, Presiden tak segan menyebut kata “bahagia” sebanyak enam kali—menandakan betapa dalam rasa syukurnya atas peningkatan kesejahteraan petani Indonesia.
“Hari ini mungkin yang paling bahagia, yang paling gembira adalah saya sendiri, Presiden Republik Indonesia,” ujar Prabowo, disambut tepuk tangan para petani yang hadir secara serentak dari 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota.
Kebahagiaan Presiden sejalan dengan pernyataan para petani yang menyambut naiknya harga gabah dan kemudahan akses pupuk serta benih.
Kodiman, Ketua Gapoktan Subur Makmur dari Serang, Banten, menyebut harga gabah yang semula hanya Rp5.500/kg kini melonjak menjadi Rp6.500/kg.
“Alhamdulillah, ini berkah nyata bagi kami,” ujarnya.
Senada, petani dari Lampung Tengah dan Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengaku sangat terbantu dengan kebijakan Presiden.
Baca Juga: Prabowo–Megawati Dikabarkan Diam-diam Lakukan Pertemuan di Teuku Umar Malam Ini
“Sekarang pupuk mudah, hasil panen tinggi, dan harga gabah naik. Kami bahagia dan merasa diperhatikan,” kata salah seorang petani dari Ngawi.
Melihat antusiasme petani, Presiden pun memutuskan memperpanjang acara panen raya yang awalnya dijadwalkan satu jam menjadi dua jam.
“Kepada seluruh petani di seluruh Indonesia, perjuanganmu mulia. Di puncak pimpinan negara hari ini ada orang-orang yang paham, yang akan membela petani. Kalian adalah pahlawan produksi,” tegas Presiden.
Juru Bicara Kantor Komunikasi Presiden, Prita Laura, mengatakan bahwa kebahagiaan Presiden mencerminkan keberpihakan pemerintah terhadap nasib petani.
“Saya baru mendengar Presiden menyebut dirinya ‘bahagia’ sebanyak enam kali dalam satu kesempatan. Itu karena beliau melihat hasil nyata dari kebijakan yang langsung menyentuh petani,” ungkap Prita.
Presiden, lanjutnya, mencatat sendiri berbagai keluhan petani, mulai dari kesulitan pupuk hingga irigasi, dan langsung mengeksekusi solusi: peningkatan harga beli gabah, distribusi benih, serta percepatan modernisasi pertanian dengan alsintan dan pompanisasi.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman turut membenarkan capaian luar biasa ini. Menurutnya, serapan gabah oleh Bulog melonjak drastis hingga 2.000 persen, dari hanya 35.000 ton menjadi 800.000 ton.
“Ini semua karena arahan Presiden yang konsisten membela petani,” katanya.
Berdasarkan data BPS, produksi padi nasional pada Januari–April 2025 menyentuh angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir: 13,94 juta ton gabah kering giling (GKG), atau setara 8,03 juta ton beras.
Perbedaan dirasakan langsung oleh para petani. Dani, penyuluh pertanian di Majalengka, menyebut kepemimpinan Prabowo sangat berdampak di lapangan.
“Instruksi Presiden dikawal dari pusat sampai ke sawah. Ini yang dulu tidak ada,” katanya.
Surdi, petani di kelompok yang sama, mengaku hidupnya kini lebih tenang.
“Dulu hasil panen pas-pasan, istri minta saya berhenti bertani. Tapi sekarang hasilnya bagus, keluarga pun senang. Terima kasih Pak Prabowo,” ucapnya haru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 5Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









