ExxonMobil Dorong Pengurangan Emisi Karbon Lewat Teknologi CCS
Demi Ermansyah | 22 Januari 2025, 21:51 WIB

AKURAT.CO ExxonMobil kembali dukung keberkelanjutan ekonomi di Indonesia dengan menandatangani nota kesepahaman bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.
Salah satu komitmen besarnya adalah membangun fasilitas Carbon Capture Storage (CCS), sebuah teknologi untuk menangkap dan menyimpan karbon dioksida (CO2) yang dapat mengurangi emisi hingga 90%.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut proyek ini sangat strategis karena sejalan dengan visi Indonesia dalam pengurangan emisi karbon.
Selain itu, teknologi CCS, lanjutnya, yang akan diterapkan di Laut Jawa juga diharapkan menjadi pionir untuk pengelolaan karbon di kawasan Asia Tenggara.
Baca Juga: ELSA Kaji Bisnis CCS/ CCUS
“Teknologi CCS ini adalah solusi masa depan untuk mengurangi dampak lingkungan dari industri berat. Proyek ini diproyeksikan bisa menyerap hingga 3 juta ton karbon per tahun,” jelas Airlangga dalam acara penandatanganan MoU di Jakarta, Rabu (22/1/2025).
Selain menjadi solusi lingkungan, ExxonMobil juga berkomitmen memberikan dampak positif pada pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui program pelatihan berbasis standar global.
Meski teknologi CCS menjanjikan, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, mengungkapkan bahwa pelaksanaan proyek ini masih menghadapi tantangan regulasi.
Beberapa aturan tambahan diperlukan untuk memastikan teknologi ini dapat diimplementasikan dengan baik.
“Kita punya potensi CCS yang sangat besar, mencapai 70% dari total global. Kalau ini berjalan, Indonesia bisa jadi pusat teknologi CCS di dunia,” tegas Susiwijono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










