BPH Migas Amankan Ketersediaan BBM dan LPG Selama Nataru 2025

AKURAT.CO Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menginstruksikan PT Pertamina Patra Niaga untuk menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan gas cair (LPG) guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Instruksi ini disampaikan dalam kunjungan ke Integrated Terminal (IT) Surabaya, Jawa Timur.
“Persiapan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus sudah baik. Namun, kami tetap mengingatkan agar ketersediaan BBM dan LPG tetap mencukupi untuk mendukung kelancaran masyarakat yang bepergian selama Natal dan Tahun Baru,” ujar Anggota BPH Migas, Eman Salman Arief, dalam keterangannya, Rabu (25/12/2024).
Eman menjelaskan bahwa kebutuhan gasoline diperkirakan mengalami peningkatan selama periode libur panjang, sedangkan konsumsi Solar diprediksi menurun akibat pembatasan operasional kendaraan angkutan barang. Hal ini menjadi salah satu faktor utama yang perlu diantisipasi oleh Pertamina.
Baca Juga: Kemenhub Gandeng TNI-Polri Pastikan Kelancaran Transportasi Nataru 2025 di Pelabuhan Merak
Manajer Supply and Distribution (S&D) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Alexander Bangun, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan langkah antisipasi terhadap lonjakan kebutuhan BBM, LPG, dan avtur. “Kami memastikan seluruh infrastruktur dan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan, dan lingkungan (HSSE) disiagakan dengan optimal,” kata Alexander.
Sementara itu, IT Manager Surabaya, Jefri Marsal, menambahkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak pengelola angkutan dan transporter guna menjamin kelancaran distribusi. “Kami memastikan tidak ada keterlambatan dalam pengiriman BBM ke penyalur,” tegasnya.
Untuk memberikan pelayanan maksimal, Pertamina telah meningkatkan kesiagaan di jalur-jalur strategis seperti jalur tol, jalur wisata, dan lintas utama. Layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135 juga diperkuat dengan 23 unit armada. Selain itu, lima SPBU siaga di jalur tol dan 242 SPBU di jalur non-tol disiagakan selama 24 jam.
Pertamina juga menyediakan dua Serambi MyPertamina (rest shelter) yang berlokasi di Rest Area 725 A dan Bandara Juanda. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan tambahan bagi para pengguna layanan.
Selain monitoring di IT Surabaya, BPH Migas juga melakukan pengecekan langsung ke beberapa SPBU di wilayah Surabaya dan jalur Tol Gempol. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan pelayanan di lapangan. “Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan tanpa kendala terkait ketersediaan BBM dan LPG,” ujar Eman.
Turut hadir dalam kunjungan ini, Region Manager Retail Sales Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga Deny Sukendar, Sales Area Manager Surabaya M Ivan Suhada, Sales Branch Manager (SBM) Surabaya Donny Prasetya, SBM Sidoarjo Imam Bukhari, dan SBM LPG Surabaya Andi Arifin.
Kesiapan yang ditunjukkan Pertamina menjadi bentuk komitmen dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru. Dengan langkah-langkah antisipasi yang matang, diharapkan distribusi BBM dan LPG tetap lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa gangguan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










