SENYAWA Employee Volunteering Volume 2, MINDucation: Lestari Lingkungan dari Desa Ciderum

AKURAT.CO Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, menjadi bukti kolaborasi antara masyarakat dan BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID dalam mengembangkan wisata edukatif berbasis lingkungan yang mendukung kesejahteraan ekonomi berkelanjutan.
Desa ini sukses menerapkan konsep ekonomi sirkular melalui budidaya hewan ternak, di mana setiap aktivitas ekonomi memberikan manfaat langsung pada pelestarian lingkungan.
Dalam kerja sama terbaru, Desa Ciderum bersama MIND ID melakukan perbaikan sarana dan prasaran Desa Wisata Ciderum dan Sicabar Farm (Budidaya Domba Garut).
Selain itu terdapat pelatihan dan pemberdayaan masyarakat eduwisata, mengembangkan pembelajaran miniatur pengolahan sampah, kegiatan sekolah volunteer, dan pembuatan papan literasi edukasi untuk memperkuat kegiatan ekonomi berbasis ekowisata.
Ketua Desa Edu-Wisata Ciderum, Muhammad Hamdan Zulfa, menjelaskan bahwa meski memiliki lokasi strategis, desa ini rawan bencana alam.
Baca Juga: MIND ID Commodities Outlook 2025: Optimistis Hadapi Tantangan Geopolitik
Namun, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan berhasil menekan potensi risiko bencana di wilayah Caringin. Kesadaran warga terhadap mitigasi bencana semakin meningkat, seiring dengan upaya mencari mata pencaharian yang ramah lingkungan.
"Tentu kegiatan kolaborasi ini sangat positif. Kami sangat berharap dukungan dari MIND ID terus berlanjut agar manfaat bagi masyarakat dan lingkungan semakin optimal,” ujar Hamdan.
Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, menegaskan bahwa program ini selaras dengan visi MIND ID dalam menciptakan nilai berkelanjutan (Creating Shared Value/CSV).
“Kegiatan dalam program SENYAWA Employee Volunteering Volume 2 #MINDucation ini melibatkan karyawan MIND ID untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, mempererat hubungan emosional, serta memahami kebutuhan di lapangan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan dan menciptakan dampak positif jangka panjang,” kata Heri.
Profil Desa Ciderum
Desa Ciderum dikenal sebagai kawasan agraris dengan potensi alam yang melimpah. Awalnya bergantung pada sektor pertanian tradisional, kini desa ini mulai mengembangkan wisata edukatif untuk menarik wisatawan lokal dan mendiversifikasi pendapatan warga.
Salah satu program unggulan desa ini adalah pengolahan sampah berbasis komunitas, di mana limbah rumah tangga diolah menjadi produk bernilai, seperti eco-enzyme dan kerajinan tangan ramah lingkungan.
Desa ini juga mengembangkan budidaya domba Garut dengan metode peternakan modern. Selain menghasilkan daging berkualitas, program ini mendukung penyediaan pupuk organik untuk memperbaiki kualitas tanah di sekitar desa.
Selain itu, masyarakat proaktif melakukan penghijauan untuk menjaga ekosistem agar lebih tahan terhadap risiko banjir dan tanah longsor, yang sering mengancam wilayah Caringin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 10Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu









