Diluncurkan Sejak 2022, SIMBARA Cegah Penambangan Ilegal Rp3,47 Triliun
Demi Ermansyah | 22 Juli 2024, 13:13 WIB

AKURAT.CO Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Isa Rachmatarwata, mengumumkan bahwa penerapan Sistem Informasi Mineral dan Batubara (SIMBARA) dalam perjalanannya menuai kesuksesan.
Di mana dirinya memaparkan bahwa sudah ada 10 sistem independen yang sebelumnya hanya tersebar di 6 Kementerian/Lembaga menghasilkan berbagai dampak positif.
"Dalam perkembangannya saat ini sudah ada 10 sistem independen yang sebelumnya tersebar di 6 kementerian dan lembaga, menghasilkan beberapa dampak positif," ucapnya saat memberikan keynote Speech di Jakarta, Senin (22/7/2024).
Di antaranya, lanjut Isa, terwujudnya layanan satu pintu melalui single data entry, tersedianya data minerba yang handal, pengawasan yang lebih terintegritas serta Implementasi DMO dan hilirisasi minerba yang lebih efektif.
"Dan yang terakhir yakni, peningkatan dalam pencegahan kecurangan melalui pemprofilan risiko sekaligus peningkatan kualitas pencegahan tambang ilegal dan penghindaran pembayaran serta penyetoran hak-hak negara," paparnya kembali.
Tak hanya itu saja, Isa mengakui bahwa dengan adanya penerapan SIMBARA mampu memberikan hasil signifikan terhadap penerimaan negara salah satunya pencegahan penambangan ilegal yang mencapai Rp3,47 triliun.
"Lalu, tambahan penerimaan negara dari analisis data dan pemprofilan risiko pelaku usaha sebesar Rp2,53 triliun, serta penyelesaian piutang melalui penerapan sistem pemblokiran otomatis yang juga merupakan bagian dari SIMBARA, mencapai Rp1,1 triliun," ucapnya.
Ke depannya, lanjut Isa, pihaknya akan terus mengembangkan dan memperbaiki SIMBARA termasuk untuk komunitas lainnya seperti bauksit, emas, dan tembaga. Sebab sampai saat ini pemerintah baru menambahkan dua komoditas yakni nikel dan timah dalam implementasi SIMBARA.
Asal tahu, SIMBARA sendiri telah diluncurkan pada Maret 2022 lalu oleh SKK Migas dan Kementerian Keuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 7Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara
- 10Peluang Gibran di Pilpres 2029 Tetap Terbuka Lebar Meski Lawan Politik Terus Bermanuver









