AKURAT.CO PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) akhirnya memberikan pernyataan terkait serangan ransomware yang menimpa Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 di Surabaya, Jawa Timur, yang dikelola oleh Telkom Sigma. Insiden ini menimbulkan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan data pribadi masyarakat.
Sebagai informasi, PT TelkomSigma merupakan bagian dari Kemitraan Telkom-Lintasarta-Sigma-NeutraDC yang ditunjuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai pemenang tender untuk penyedia layanan komputasi awan PDNS Tahun 2024.
Crisis Center telah dibentuk sebagai pusat koordinasi dan konsolidasi seluruh entitas dan pemangku kepentingan terkait, termasuk Kominfo, BSSN, Bareskrim, dan pelanggan yang terdampak.
Baca Juga: Soal Serangan Siber PDN, Menkeu: Anggaran Kominfo Terealisasi Rp4,9T
Menurut VP Investor Relation Telkom Indonesia Tbk, Octavius Oky Prakarsa, Crisis Center bertujuan untuk melakukan langkah-langkah pemulihan layanan serta menyusun strategi pembangunan dan normalisasi layanan PDNS di Pusat Data 2.
"Tim Crisis Center berkolaborasi dengan pihak BSSN, Bareskrim, dan Kominfo untuk melakukan audit forensik dan analisis penyebab utama," ujar Octavius dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (28/6/2024).
BSSN telah memberikan beberapa rekomendasi untuk perbaikan sistem layanan PDNS, meliputi aspek people, process, dan technology. Salah satunya adalah memperbaiki tata kelola keamanan siber dan manajemen risiko, melibatkan unit kerja terkait di BSSN, serta memastikan setiap layanan yang akan dihosting di PDNS harus lulus proses security assessment oleh BSSN.
Selain itu, BSSN juga mendorong tenant PDNS untuk secara berkala melakukan backup informasi dan perangkat lunak yang berada di Pusat Data Nasional. Pembentukan tim CSIRT khusus untuk PDNS juga direkomendasikan.
"Progres pemulihan terus dilakukan secara intensif, dan per 25 Juni 2024, progres pemulihan PDNS sudah mencapai 44 tenant," kata Octavius.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T










