Perusahaan Konglomerat Sukanto Tanoto Akuisisi Hotel Mewah di Shanghai

AKURAT.CO Perusahaan milik miliarder Indonesia, Sukanto Tanoto, Pacific Eagle Real Estate, telah mengakuisisi sebuah hotel mewah di Shanghai dari pengembang properti China, Dalian Wanda Group. Langkah ini menunjukkan ekspansi investasi properti oleh perusahaan yang berbasis di Singapura tersebut.
Meskipun rincian harga akuisisi hotel tidak diungkapkan, situs real estate Mingtiandi melaporkan bahwa Pacific Eagle Real Estate mungkin telah membayar hingga USD240 juta atau setara Rp3,7 triliun untuk hotel Wanda Reign. Hotel ini, yang terletak di distrik tepi laut Bund yang bersejarah di Shanghai, terkenal dengan bangunan bergaya art deco Barat yang dibangun pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.
"Sebagai investor jangka panjang, Pacific Eagle Real Estate mengakuisisi Shanghai Wanda Reign di hotel Bund untuk pelestarian modal," kata juru bicara Pacific Eagle dalam sebuah pesan email di lansir dari Forbes, Selasa (18/6/2024).
Baca Juga: Menteri Bahlil Siapkan Lahan untuk Miliarder Sukanto Tanoto di IKN, Sudah Dibahas dengan Jokowi
Hotel Wanda Reign, yang dibuka pada bulan Juni 2016, menghabiskan biaya pembangunan hingga CNY3,4 miliar, menjadikannya hotel bintang tujuh termahal yang pernah dibangun di China. Dengan 193 kamar, hotel ini menjadi investasi properti kedua Pacific Eagle setelah hotel Mondrian Duxton Singapore dengan 304 kamar, yang dibuka pada Juli 2023 lalu.
Pacific Eagle, yang merupakan bagian dari grup perusahaan Royal Golden Eagle (RGE) milik keluarga Tanoto, telah membuat langkah signifikan di pasar real estate Singapura dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2022, perusahaan ini membeli Pusat Perbelanjaan Tanglin di kawasan Orchard Road Singapura seharga USD645 juta atau sekitar Rp10 triliun. Namun, rencana pembangunan kembali properti tersebut masih dalam tahap penyelesaian.
Selain investasi di Singapura, Pacific Eagle juga bekerja sama dengan China Resources Capital untuk membangun Pacific Eagle Center, gedung perkantoran 21 lantai di Beijing. Selain itu, perusahaan ini sedang mengembangkan Prospect Park, kawasan bisnis yang terdiri dari 19 blok perkantoran di ibu kota China, serta pengembangan perumahan di Kota Rizhao di provinsi Shandong tenggara China. Di luar Asia, Pacific Eagle memiliki properti komersial di London dan Munich.
Selain terjun ke bidang real estat, Sukanto Tanoto juga merambah ke bisnis pembuatan tisu. Bulan lalu, RGE menawarkan untuk membeli Vinda International Holdings, pembuat tisu terbesar di China, seharga USD3,3 miliar. Kesepakatan ini terjadi setelah akuisisi OL Papeis Brasil oleh unit RGE Bracel pada Januari 2023, di mana grup tersebut menginvestasikan USD500 juta untuk membangun fasilitas kertas tisu dan pulp di Brasil.
Sukanto Tanoto, yang kini berusia 74 tahun, mendirikan RGE lebih dari 50 tahun yang lalu dengan membuka toko suku cadang sederhana yang dikenal sebagai Toko Motor di Medan, Indonesia. Bisnis ini kini telah berkembang menjadi perusahaan global dengan lebih dari 60.000 karyawan, dengan operasi yang mencakup sektor pulp dan kertas, minyak sawit, dan energi.
Bracell, unit RGE, adalah salah satu produsen selulosa khusus terbesar, yang digunakan dalam berbagai produk mulai dari tisu bayi hingga es krim. Dengan kekayaan bersih sebesar USD3,15 miliar, Tanoto menduduki peringkat ke-20 dalam daftar 50 Orang Terkaya di Indonesia pada Desember 2023.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







