Chairul Tanjung Beberkan 4 Tantangan Ekonomi RI di 2024

AKURAT.CO Ketua CT Corp, Chairul Tanjung (CT) mengungkapkan sejumlah tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia tahun ini, mulai dari isu geopolitik hingga sektor keuangan dalam negeri.
Dalam acara bertajuk Economic Outlook 2024: Year of Optimism pada hari Kamis (29/2/2024), Tanjung menyoroti empat tantangan ekonomi utama. Pertama, ia menekankan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di seluruh dunia, menggambarkan situasi global saat ini sebagai penuh tantangan dan suram.
"Keadaan sekarang ini tidak mudah karena sekarang berada dalam keadaan global yang gloomy yang penuh tantangan," katanya.
Kemudian, CT menekankan bahwa interaksi Indonesia dengan negara lain sangat terkait dengan isu-isu global, seperti konflik yang belum terselesaikan antara Rusia dan Ukraina serta ketegangan yang berlanjut antara Hamas dan Israel.
"Permasalahan geopolitik menjadi isu serius yang kita hadapi. Rusia-Ukraina tidak atau belum selesai, muncul lagi masalah Hamas dengan Israel," jelasnya.
Selain itu, CT juga menyoroti tekanan di pasar keuangan global yang mengganggu dinamika pasokan dan permintaan sektor keuangan domestik, yang disebabkan oleh peningkatan suku bunga bank di Amerika, yang pada gilirannya mempengaruhi suku bunga global termasuk BI rate.
Ia juga mengungkapkan keprihatinan tentang meningkatnya tantangan lingkungan, mencatat bahwa tantangan ini tidak menghilang tetapi justru meningkat setiap tahun.
Terakhir, ia membahas tantangan distribusi teknologi, di mana kemajuan spekulatif dapat menggantikan pekerja manusia dan mengurangi peluang kerja. Ia menyatakan keprihatinan tentang kesiapan untuk menghadapi masalah-masalah yang akan datang terkait otomatisasi dan transformasi.
"Belum lagi robotisasi, transformasi yang kita tidak siap menjadi masalah berikutnya," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







