AKURAT.CO Indonesia mengajukan gugatan kepada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terhadap Uni Eropa atas rencana pengenaan bea masuknya asam lemak, demikian ungkap badan pengawas perdagangan global.
Mengutip Reuters, gugatan tersebut mengatakan bahwa tindakan Uni Eropa tersebut tidak konsisten dengan peraturan-peraturan WTO.
Asam lemak yang menggunakan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku utama ditemukan dalam produk-produk konsumen seperti kosmetik dan obat-obatan serta pelumas industri.
Baca Juga: Produk Baja Nirkarat Dikenai BMP 21 Persen, RI Gugat Uni Erope ke WTO
Uni Eropa pada bulan Januari 2023 mengatakan bahwa mereka akan mulai mengenakan bea masuk antara 15,2% sampai 46,4% terhadap impor Indonesia, yang menurut mereka akan merugikan industri Uni Eropa.
"Bea masuk ini akan membantu memastikan persaingan yang adil antara asam lemak yang diimpor dari Indonesia dan asam lemak yang diproduksi secara lokal," demikian bunyi pernyataan Uni Eropa dikutip Selasa (13/2/2024).
Apa yang disebut "permintaan konsultasi" dari Indonesia adalah langkah pertama dalam sengketa resmi WTO. Langkah ini memberikan waktu sekitar 60 hari kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan perbedaan mereka sebelum panel ajudikasi WTO dibe
Diketahui, ekspor produk asam lemak ke Uni Eropa pada periode 2018-2022 meningkat sebesar 25,76%, berdasarkan data BPS. Nilai ekspor terbesar tercatat pada 2021 sebesar USD403 juta.
Sementara itu, untuk periode Januari 2023, ekspor tercatat sebesar USD18 juta. Nilai ini turun 44,83% jika dibandingkan nilai ekspor Januari 2022 yang sebesar USD32 juta.
Sebelumnya Direktorat Pengamanan Perdagangan Kemendag terus megupayakan perjuangan mengamankan pasar asam lemak Indonesia di Uni Eropa.
Selain penyelidikan antisubsidi asam lemak yang berhasil dihentikan, Indonesia sedang berupaya menghentikan pengenaan bea masuk antidumping (BMAD) asam lemak oleh Komisi Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK









