AKURAT.CO OYO mengumumkan rencana penambahan lebih dari 500 properti premium di Indonesia pada 2024 seperti Townhouse OAK, Capital O, Collection O di destinasi favorit untuk berlibur dan bisnis seperti Jabodetabek, Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.
Country Stock and Flow OYO Indonesia, Hendro Tan mengatakan OYO Indonesia berhasil mencatat pertumbuhan hingga 30% di 2023 dengan 3.000 properti di 180 kota di Indonesia. "Kami yakin untuk terus dapat mendukung target pemerintah dengan giat berekspansi dan memberikan kontribusi bagi seluruh mitra properti dan pelanggan kami," ujar Hendro dikutip Jumat (12/1/2024).
Ditambahkan, tak hanya berfokus pada ekspansi, bagi pemilik properti, strategi melalui program ‘Managed by OYO’ juga dihadirkan pada 2024 sebagai skema bisnis baru yang bertujuan membantu pemilik properti untuk bermitra dengan pengusaha lokal dalam mengelola operasional harian mereka.
Baca Juga: Riset OYO Ungkap 5 Kota Destinasi Wisatawan Terfavorit Sepanjang 2023
Program Super OYO, juga dimaksimalkan untuk memberikan apresiasi pada mitra properti yang berhasil memenuhi parameter kepuasan pelanggan dan pelayanan yang maksimal.
"Dan bagi pelanggan setia, melalui OYO Wizard, program keanggotaan dengan beragam keuntungan yang bertujuan memperkuat relasi dengan pelanggan dengan menyediakan properti dengan rating tinggi yang dikurasi, serta harga terbaik turut menjadi salah satu strategi OYO dalam pengembangan bisnis di tahun ini," imbuh Hendro.
Ekspansi bisnis OYO sejalan dengan outlook industri pariwisata yang diprediksi cerah di tahun 2024. Menteri pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno sebelumnya mengatakan bahwa pemerintah membdiik 14,3 juta kunjungan wisatawan mancanegara dan 1,25 miliar perjalanan wisatawan domestik pada tahun 2024.
Peningkatan kunjungan wisatawan yang menunjukkan tren positif menjadi kabar baik yang akan berdampak terhadap meningkatnya perjalanan wisatawan di kawasan Asia-Pasifik termasuk ke Indonesia. Dengan akan diadakannya hajatan Nasional yang dilaksanakan pada Februari mendatang, hal ini juga diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan bagi industri pariwisata.
Diketahui, sejak berdiri di Indonesia pada 2018, OYO konsisten memperkuat identitas sebagai pemimpin pasar yang mendukung percepatan pencapaian target pemerintah dengan mendukung penerapan CHSE (Clean, Health, Safety, Environment, dan Sustainability) pada mitra properti.
OYO menawarkan 40 lebih produk dan solusi terintegrasi kepada Patron yang mengoperasikan lebih dari 170.000 properti dan rumah di seluruh India, Eropa, Asia Tenggara, dan 35 negara lainnya, per 30 September 2022.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









