Rencana Impor Beras Dari China, IKAPPI: Kurang Tepat, Kasian Petani! Harusnya Pemerintah Lakukan Ini

AKURAT.CO Perum Bulog akan mengimpor beras sebanyak 1 juta ton untuk cadangan pangan pokok. Impor beras itu akan didatangkan langsung dari China pada 2024. Kebijakan tersebut merupakan rencana impor 2 juta ton yang sudah mulai dilaksanakan pada tahun ini.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan mengatakan, keputusan pemerintah mengimpor beras dari China kurang tepat.
Menurutnya, pemerintah harus menyelesaikan terlebih dahulu permasalahan di hulu atau diproduksinya. Karena, jika hari ini harga beras medium sudah menembus Rp15.000 per kilo, lantas bagaimana harga beras yang premium dan nasib para petani.
“Harga beras akan terus melonjak jika tidak ada penyelesaian di hulu atau diproduksinya. Keputusan pemerintah mengimpor dari China, saya kira kurang tepat, karena petani kita yang akan rugi,” kata Reynaldi kepada Akurat.co pada, Selasa (26/9/2023).
Baca Juga: Operasi Pasar Di Surakarta, Mendag Jamin Beras Tersedia Dengan Harga Terjangkau
Oleh karena itu, Reynaldi menjelaskan bahwa IKAPPI akan terus mendorong pemerintah agar di tahun depan bisa menyerap seluruh hasil pertanian dan memperbaiki tata niaga pangan baik dari hulu ke hilir.
“Pointnya produktivitas perberasan dalam negeri harus diperbaiki dan itu bukan hanya kerjanya Bulog, tetapi ada Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional. Tentu ini harus dielaborasi agar beras mampu di tekan di pasaran,” ucapnya.
Sementara, IKAPPI mencatat di tahun 2022 tidak ada penyerapan yang dilakukan oleh Bulog dan dengan adanya keputusan impor beras pada tahun 2024, Reynaldi menilai kinerja Bulog harus dievaluasi agar perberasan nasional dalam negeri ini dapat teratasi lebih baik.
“Opsi terakhir itu jika dilakukan importase dari China, kami menilai sejak awal memang Bulog tidak komitmen dengan swamsebada pangan, perlu dievaluasi kinerja Bulog ini untuk perberasan nasional dalam negeri bisa teratasi dengan baik,” ungkap Reynaldi.
Baca Juga: Lanjut Terus, Kali Ini Zulhas Bagikan 2,5 Ton Beras Gratis Di Jambi
Sebelumnya, Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso mengatakan keputusan impor beras dari China adalah langkah untuk mengantisipasi kekeringan yang diperkirakan bakal terjadi hingga tahun depan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 8Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 9Perusahaan Asing Harus Bertanggung Jawab Atas Karhutla, Prabowo: Kita Cabut Izinnya
- 10Prabowo Luncurkan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan, Ekonomi Keluarga Jadi Fondasi Kekuatan Bangsa








