Akurat

PDIP Pertimbangkan Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD, Pernyataan Prabowo Jadi Rujukan

Paskalis Rubedanto | 7 Desember 2025, 23:24 WIB
PDIP Pertimbangkan Usulan Kepala Daerah Dipilih DPRD, Pernyataan Prabowo Jadi Rujukan

 

AKURAT.CO PDI Perjuangan (PDIP) memasukkan pandangan Presiden Prabowo Subianto mengenai tingginya biaya Pilkada langsung, sebagai salah satu pertimbangan dalam mengkaji usulan pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

Hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, usai Presiden Prabowo menyambut baik wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang tengah dikaji Partai Golkar.

"Kita juga tidak menutup mata apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo itu akibat pemilihan secara langsung itu menimbulkan beban biaya yang begitu besar, biaya kampanye, biaya penggalangan, biaya komunikasi politik, yang menyebabkan banyak kepala daerah terjebak kepada persoalan-persoalan terkait dengan korupsi," kata Hasto di Bandung, Jawa Barat, Minggu (7/12/2025).

Baca Juga: PKB Yakin Kepala Daerah Bisa Kembali Dipilih DPRD: Putusan MK Bukan Al-Quran

Dia menegaskan, PDIP memahami kekhawatiran pemerintah terkait biaya politik yang tinggi dan dampaknya terhadap tata kelola pemerintahan daerah. Namun, dia menekankan bahwa keputusan partai harus tetap dikaitkan dengan aspirasi rakyat dan semangat demokrasi dalam konstitusi.

"PDI Perjuangan terus melakukan kajian-kajian. Pada prinsipnya, sistem selalu mengandung plus-minusnya. Kita mencari mana yang membawa manfaat bagi rakyat," ujarnya.

Menurutnya, evaluasi terhadap sistem Pilkada penting dilakukan agar kepala daerah terpilih mampu menjalankan mandat politik secara efektif. 

"Yang terpenting adalah pemimpin kepala-kepala daerah memang mampu menghasilkan keputusan politik di dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengatasi kemiskinan, kesenjangan, dan berbagai bentuk ketidakadilan," tuturnya.

Meski mempertimbangkan masukan Presiden Prabowo, Hasto menegaskan bahwa PDIP tetap akan melakukan pembahasan internal sebelum menentukan sikap final. "Ini suatu alasan yang kami tangkap. Nah, tentu saja ini semua, kami akan melakukan kajian di dalam rapat kerja nasional yang akan datang," pungkasnya.

Baca Juga: PKB Usul Pilkada Kembali Dipilih DPRD: Lebih Mudah dan Hemat Biaya

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyambut baik wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD yang tengah dikaji Partai Golkar.

Menurutnya, mekanisme tersebut layak dipertimbangkan sebagai upaya menekan tingginya ongkos politik sekaligus meminimalkan praktik politik uang dalam pemilihan kepala daerah.

Prabowo menilai, sistem pilkada langsung yang berlaku saat ini tidak luput dari permainan uang yang berpotensi merusak kualitas demokrasi. Karena itu, dia menilai gagasan pemilihan kepala daerah oleh DPRD merupakan alternatif yang perlu dibahas secara serius.

"Yang disampaikan Partai Golkar berkali-kali harus kita pertimbangkan dengan baik-baik. Demokrasi harus mengurangi terlalu banyak permainan uang," ujar Prabowo dalam Puncak HUT ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (5/12/2025).

"Demokrasi harus kita bikin minimal ongkos politik supaya nanti politik kita jangan ditentukan hanya orang-orang yang berduit," lanjutnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.