Jokowi Terlalu Menikmati Isu Ijazah UGM yang Berlarut-larut, Bisa Sampai Pemilu 2029

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dinilai terlalu menikmati sorotan publik terkait polemik keaslian ijazahnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM).
Pandangan ini disampaikan oleh Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, yang menilai sikap Jokowi membuat isu tersebut terus berlarut-larut.
“Kalau saya lihat, Pak Jokowi terlalu menikmati persoalan itu. Beliau sangat menikmati karena semakin diberitakan, semakin baik,” ujar Fernando dalam tayangan program Akurat Talk yang dipandu Pemimpin Redaksi Akurat, Aldi Gultom, dikutip pada Sabtu (11/10/2025).
Fernando menilai, bukan mustahil Jokowi sengaja membiarkan isu ini berkembang agar tetap menjadi pusat perhatian publik.
“Banyak politisi yang memang membutuhkan pemberitaan setiap saat, baik negatif maupun positif. Tinggal bagaimana mengelolanya agar di akhir bisa menjadi nilai positif,” ucapnya.
Ia juga memperkirakan polemik ijazah ini akan terus bergulir hingga menjelang Pemilu 2029.
Menurutnya, Jokowi bisa saja baru membuka bukti keaslian ijazahnya menjelang tahun politik tersebut.
Baca Juga: Fakta di Balik Isu Dana Reses DPR Naik Jadi Rp756 Juta, Ini Kata Dasco
“Mungkin nanti, di tahun 2028 atau awal 2029, beliau tunjukkan ijazah aslinya. Saat itu publik bisa melihatnya sebagai bentuk ketabahan atau pembuktian,” kata Fernando.
Sebagai informasi, perdebatan soal keaslian ijazah Jokowi dari UGM masih terus bergulir.
Salah satu pihak yang paling vokal mengangkat isu ini adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, yang menuding bahwa ijazah Jokowi palsu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo









