Trisula Prabowo Jadi Langkah Nyata Menuju Pemerataan, Golkar Siap Kawal

AKURAT.CO Ketua DPP Partai Golkar, Dave F. Laksono, menyambut positif peluncuran tiga program strategis atau Trisula pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sepanjang Juli 2025.
Ia menilai, program tersebut merupakan bukti konkret komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, sekaligus mengakselerasi pemerataan pembangunan nasional.
Tiga program yang dimaksud yakni Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis, dan Koperasi Desa Merah Putih.
Ketiganya dirancang sebagai trisula pembangunan yang menitikberatkan pada pemerataan pendidikan, layanan kesehatan, dan penguatan ekonomi desa.
“Ini bukan sekadar simbol perayaan 80 tahun kemerdekaan, tetapi langkah nyata menuju pemerataan dan pembangunan inklusif,” ujar Dave saat dihubungi Akurat.co, Minggu (13/7/2025).
Menurut Dave, ketiga program menyasar langsung akar persoalan masyarakat, mulai dari pendidikan bagi keluarga miskin ekstrem, layanan kesehatan preventif, hingga penguatan ekonomi berbasis desa.
“Sekolah Rakyat membuka akses pendidikan berkualitas untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Cek Kesehatan Gratis adalah bentuk keberpihakan terhadap generasi sehat, dan Koperasi Merah Putih menjadi motor strategis penggerak ekonomi lokal,” jelas anggota Komisi I DPR RI itu.
Dave menilai pendekatan lintas sektor yang ditempuh Presiden Prabowo mencerminkan keberpihakan pada rakyat dan visi besar Indonesia Emas.
Baca Juga: Shelter Ojol Baru di PIK Tuai Apresiasi Driver: Bisa Nge-charge, Ada WiFi dan Musala
Sinergi antarprogram, lanjut dia, menjadi fondasi penting untuk memutus mata rantai kemiskinan secara berkelanjutan.
“Optimisme yang dibangun Pak Prabowo dan koalisi terletak pada sinergi antarprogram: pendidikan inklusif, kesehatan preventif, dan kemandirian ekonomi lokal. Inilah bentuk nyata pembangunan berbasis keadilan sosial,” ujarnya.
Sebagai partai koalisi, Golkar menyatakan dukungannya terhadap implementasi ketiga program tersebut dan siap aktif mengawal pelaksanaannya hingga ke tingkat daerah.
“Kami meyakini pelaksanaan Pro Rakyat saat ini berjalan sesuai koridornya. Setiap program telah dirancang dengan melibatkan lintas kementerian dan partai koalisi, serta didukung data dan infrastruktur yang memadai. Golkar mengapresiasi langkah ini dan akan terus mengawalnya di lapangan,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa peluncuran ketiga program strategis itu dilakukan sepanjang Juli 2025, sekaligus dalam rangka menyambut peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Ini merupakan bagian dari trisula program pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan," ujar Hasan dalam konferensi pers di Kantor PCO, Jakarta, Selasa (8/7/2025).
Menurut Hasan, Presiden Prabowo menjadikan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial-ekonomi sebagai tiga senjata utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas dan memberantas kemiskinan ekstrem.
Baca Juga: Chikita Meidy Resmi Gugat Cerai Suami, Pasrah Dilaporin ke Polisi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








