Belum Kepikiran Jadi Parpol, Saat Ini Ormas Gerakan Rakyat Fokus pada Pendidikan Politik dan Kesadaran Masyarakat

AKURAT.CO Ormas Gerakan Rakyat secara resmi dideklarasikan dengan membawa visi memperkuat kesadaran politik dan ekonomi masyarakat.
Ormas ini berkomitmen dalam memberikan pendidikan politik bagi warga, agar dapat berperan aktif dalam mengawal demokrasi dan kesejahteraan sosial di Indonesia.
Juru Bicara sekaligus Wakil Ketua Umum Gerakan Rakyat, Yusuf Lakaseng, menyebut bahwa organisasi ini bertujuan memperkuat peran masyarakat sipil sebagai alat kontrol terhadap hak politik dan ekonomi mereka.
"Kami ingin memastikan agar kualitas demokrasi yang telah diperjuangkan mahasiswa dalam reformasi tidak mengalami kemunduran. Begitu pula dengan kesejahteraan masyarakat yang harus tetap diperjuangkan agar tidak mengalami penurunan. Data menunjukkan bahwa dalam sepuluh tahun terakhir, jumlah kelas menengah di Indonesia terus menyusut," jelasnya.
Slogan Indonesia Menyala
Sebagai bentuk semangat perjuangan, Gerakan Rakyat mengusung slogan Indonesia Menyala, terinspirasi dari gerakan media sosial bertagar #IndonesiaGelap yang sempat viral dalam beberapa pekan terakhir.
"Jika mahasiswa menyuarakan kritik dengan #IndonesiaGelap, maka kami hadir untuk menerangi kegelapan itu dengan semangat Indonesia Menyala. Gerakan ini bertujuan untuk memberikan harapan dan solusi konkret bagi persoalan bangsa," tutur Yusuf, Kamis (27/2/2025).
Baca Juga: PDIP: Pernyataan Guntur Soekarnoputra Bukti Gerakan Rakyat
Anies Baswedan Hadir
Deklarasi Gerakan Rakyat juga dihadiri oleh Anies Baswedan, yang dalam ormas ini disebut sebagai tokoh inspiratif.
Yusuf menekankan bahwa pemikiran dan gagasan Anies menjadi salah satu inspirasi utama lahirnya Gerakan Rakyat.
"Pak Anies adalah seorang inspirator. Pemikiran dan gagasannya tentang membangun bangsa dengan cara yang benar telah menyebar luas di berbagai platform. Itulah yang menjadi salah satu alasan Gerakan Rakyat terbentuk dan terus berjuang," jelasnya.
Mengenai posisi Anies dalam ormas ini, Yusuf mengatakan bahwa kehadiran mantan Capres RI itu bukan dalam kapasitas struktural, melainkan sebagai sumber inspirasi yang menyatu dengan visi dan misi organisasi.
"Tidak relevan lagi menanyakan posisi Pak Anies di Gerakan Rakyat. Secara utuh, ide, pemikiran, dan perjuangan beliau sudah menjadi bagian dari ormas ini," ujarnya.
Gerakan Rakyat Bukan Parpol
Menanggapi spekulasi mengenai kemungkinan Gerakan Rakyat bertransformasi menjadi partai politik pengusungnya di Pilpres 2029, Anies menepis anggapan tersebut dan menyatakan bahwa hal itu masih jauh untuk dibahas.
"Itu masih terlalu jauh. Saat ini, saya lebih fokus pada kegiatan sosial dan pendidikan," katanya.
Anies juga mengapresiasi terbentuknya Gerakan Rakyat, yang menurutnya merupakan wadah bagi para relawan yang sebelumnya berjuang bersamanya.
Baca Juga: Gerakan Rakyat Jawa Barat Menilai RUU KPK untuk Penguatan Integritas dan Profesionalitas Lembaga
"Saya bersyukur bahwa ikatan silaturahmi yang telah terjalin selama ini kini dapat diwujudkan dalam sebuah organisasi yang lebih tertata," ujarnya.
Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, juga menegaskan bahwa saat ini ormas tersebut akan tetap berfokus pada peran sebagai organisasi kemasyarakatan. Tanpa ada rencana untuk bertransformasi menjadi parpol dalam waktu dekat.
"Saat ini, kami masih fokus pada penguatan organisasi sebagai perkumpulan berbadan hukum dan melakukan konsolidasi internal. Fokus utama kami tetap pada gerakan masyarakat sipil," pungkasnya.
Dengan kehadiran Gerakan Rakyat, diharapkan masyarakat semakin memiliki kesadaran politik yang lebih baik, mampu mengawal demokrasi dan memperjuangkan hak-haknya demi kesejahteraan bersama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








