Omnibus Law Politik Jadi Momentum Perbaikan Sistem Pemilu di Indonesia

AKURAT.CO Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menilai, rencana pembentukan omnibus law politik akan menjadi langkah strategis untuk memperbaiki sistem kepemiluan di Indonesia.
Hal ini juga sejalan dengan visi Presiden RI Prabowo Subianto terkait reformasi politik.
“Wacana ini sudah berkembang luas, dan Presiden kita sudah beberapa kali menyatakan perlunya perbaikan sistem politik,” ujar Doli saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (17/1/2025).
Menurut Doli, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas pencalonan presiden sebesar 20 persen merupakan momentum penting yang harus ditindaklanjuti dengan pembahasan omnibus law politik.
Baca Juga: Pergub Izin Poligami ASN DKI Tuai Kritik, PSI Khawatirkan Ketidakadilan Gender
“Putusan MK terkait penghapusan ambang batas presiden memperkuat urgensi DPR dan pemerintah untuk segera membahas perubahan ini bersama-sama,” jelasnya.
Doli menegaskan, fokus utama saat ini adalah mengkonkretkan pembahasan revisi Undang-Undang, terlepas dari badan atau komisi yang akan menangani prosesnya.
“Tidak penting siapa yang mengerjakan—apakah di Komisi II, di Baleg, atau melalui panitia khusus seperti dulu. Yang penting, kita harus segera merealisasikan ini dan menyelesaikannya dalam waktu satu setengah tahun,” tegasnya.
Ia mengingatkan, omnibus law politik akan menjadi pijakan penting untuk memperbaiki fondasi demokrasi Indonesia ke depan, menciptakan sistem politik yang lebih adil dan inklusif.
Baca Juga: Kemenlu Tiongkok Ingin Kerja Sama Senasib Sepenanggungan dengan Indonesia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 4Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 7Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








