Poltracking Prediksi Pilkada Jakarta 2024 Berpotensi Dua Putaran, Ini Skema Perhitungannya

AKURAT.CO Survei Poltracking Indonesia memperkirakan Pilkada Jakarta 2024 kemungkinan besar akan berlangsung dua putaran.
Prediksi ini didasarkan pada hasil survei yang dilakukan pada 16-22 November 2024, yang menunjukkan tingkat elektabilitas masing-masing pasangan calon.
Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, mengungkapkan pasangan Ridwan Kamil-Suswono meraih elektabilitas tertinggi sebesar 43,3 persen.
Pasangan ini diikuti oleh Pramono Anung-Rano Karno dengan 40,6 persen, dan pasangan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dengan 4,5 persen.
Sementara itu, pemilih yang belum menentukan pilihan atau undecided voters masih cukup signifikan, yaitu 11,6 persen.
Baca Juga: Kaum Perempuan Kota Bogor Kompak Dukung Rena Da Frina
Untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan arah dukungan undecided voters, Poltracking menggunakan metode SMOTE Random Forest dalam predictive modeling.
Hasil prediksi menunjukkan tambahan suara yang tidak signifikan untuk semua pasangan calon:
- Ridwan Kamil-Suswono: 48,1 persen
- Pramono Anung-Rano Karno: 47,0 persen
- Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 4,9 persen
Poltracking juga memperkirakan rentang elektabilitas berdasarkan margin of error ±3,1 persen. Hasilnya:
- Ridwan Kamil-Suswono: 45,0 persen – 51,2 persen
- Pramono Anung-Rano Karno: 43,9 persen – 50,1 persen
- Dharma Pongrekun-Kun Wardana: 1,8 persen – 8,0 persen
Dari analisis tersebut, Masduri menyampaikan tiga kemungkinan hasil Pilkada Jakarta 2024:
1. Pilkada berlangsung dua putaran dengan pasangan Ridwan Kamil-Suswono unggul di putaran pertama.
2. Pilkada berlangsung dua putaran dengan pasangan Pramono Anung-Rano Karno unggul di putaran pertama.
3. Ridwan Kamil-Suswono memiliki peluang tipis untuk menang langsung di satu putaran.
"Pasangan Ridwan Kamil-Suswono sedikit lebih berpeluang memenangkan Pilkada Jakarta dibandingkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno. Namun, kompetisi ini sangat ketat dan hasil akhirnya sangat bergantung pada undecided voters," ujar Masduri, Senin (25/11/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










