Mahfud MD Wanti-wanti Kabinet Obesitas Bisa Merusak Negara

AKURAT.CO Mantan calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD menyebut, menteri di Indonesia terlalu banyak akibat janji bagi-bagi kursi selama pemilu.
"Menteri, dulu kan 26, jadi 34, ditambah lagi. Besok pemilu yang akan datang tambah lagi jadi 60, pemilu lagi tambah lagi karena kolusinya semakin meluas, rusak nih negara," kata Mahfud saat mengisi seminar di Kampus UII, Yogyakarta, Rabu (8/5/2024).
Dia mencontohkan, susunan salah satu kabinet di negara maju, yakni Amerika, di mana kabinetnya hanya berisi 14 orang dengan pembagian dirjen yang diperbanyak.
Baca Juga: Kabinet Prabowo Bakal Diisi 40 Menteri? Ganjar: Tidak Sesuai Undang-undang
"Sebenarnya sih di Amerika saja menterinya berapa? Cuma 14. Lalu di bagi ke dirjen-dirjen, unit yang di bawah menteri. Sebuah menteri dikelompokkan," ujarnya.
Maka seharusnya, bagi-bagi jabatan harus dikurangi, karena akan berujung jadi sumber korupsi karena kursi pejabat senakin banyak. "Semangatnya bukan terus bagi-bagi kekuasaan itu, semangatnya membatasi jumlah-jumlah pejabat setingkat menteri karena semakin banyak itu semakin sumber korupsi. Itu semua anggaran," tutup Mahfud.
Sebelumnya, Pasangan Presiden terpilih dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dipresidiksi akan mengakomodasi semua anggota koalisi.
Besar kemungkinan kabinet yang akan dibangun oleh Prabowo-Gibran sangat gemuk. Prabowo-Gibran diusung Koalisi Indonesia Maju yang berisi partai Gerindra, Golkar, PAN, Partai Demokrar, serta beberapa partai non-parlemen di antaranya PBB, Partai Gelora, dan Partai Gelora.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









