Kecurangan Pemilu Dilakukan Semua Parpol, BRIN: Ironis dan Menyesakkan Dada

AKURAT.CO Peneliti sekaligus pengamat politik Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menyoroti sejumlah kecurangan yang hampir dilakukan oleh seluruh partai politik peserta pemilu 2024.
Romli mengatakan, dirinya prihatin, atas apa yang menimpa pelaksanaan pemilu di Indonesia. Sebab, banyak ditemukan kecurangan berasal dari partai politik peserta pemilu.
“Jika memang kecurangan juga terjadi di kalangan parpol, ini problem akut bahwa pemilu menghadapi persoalan kecurangan di hampir semua aktor peserta pemilu. Ini ironis dan menyesakkan dada,” kata Romli kepada Akurat.co, di Jakarta, Senin (11/3/2024).
Baca Juga: Peneliti BRIN Ungkap Angin Kencang di Rancaekek Jadi Tornado Pertama di Indonesia
Lili menilai, penggunaaan hak angket nantinya harus menyelidiki semua borok yang dilakukan oleh partai politik yang melakukan kecurangan.
“Untuk itu, sebenarnya penggunaan hak angket menjadi strategis untuk menguraikan persoalan kecurangan tersebut, sehingga kemudian bisa menjadi rekomendasi bagi perbaikan sistem pemilu dan penyelenggaraan pemilu,” tutur Romli.
“Perbaikan terhadap sistem pemilu, misalnya, apa perlu evaluasi tentang sistem proporsional terbuka dengan suara terbanyak tersebut,” tambah dia.
Selain itu, dia menyarankan penyelenggara pemilu harus mengevaluasi keseluruhan pemilu serentak menjadi pemilu nasional dan lokal.
Baca Juga: Peneliti BRIN Ungkap Angin Kencang di Rancaekek Jadi Tornado Pertama di Indonesia
Sehingga nantinya, Bawaslu bisa melaksanakan pengawasan lebih optimal jika pemilu dilaksanakan dengan lingkup yang terbagi.
“Sedangkan terkait dengan penyelenggaraan pemilu, perlu evaluasi pemilu serentak yang kolosal ini dengan lebih menyederhanakan menjadi pemilu nasional dan lokal, sehingga Bawaslu bisa mengawasi lebih optimal,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 6Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T
- 10KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat








