AKURAT.CO Golkar berharap mendapat penambahan kursi menteri pada pemerintahan mendatang. Pasalnya, Partai Beringin mendapatkan penambahan suara pada Pemilu 2024.
Waketum Golkar, Agus Gumiwang menyebut, penambahan kursi wajar. Namun dirinya menyerahkan sepenuhnya, kepada presiden-wapres terpilih untuk memutuskan.
"Logikanya sih seperti itu, tetapi nanti itu kan tergantung dari presiden terpilih," kata Agus, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (19/2/2024).
Baca Juga: Pileg 2024: Golkar-PDIP-PKB-Demokrat Bersaing Ketat di Banten
Berdasarkan rekapitulasi suara KPU, Golkar mendapatkan 9.374.525 suara (14,62 persen), hasil 466783 data masuk dari 823236 TPS (56,70 persen). Golkar berada pada peringkat kedua di bawah PDIP yang mendapatkan 16,5 persen.
Sementara Golkar bersama Gerindra, Demokrat, PAN, serta sejumlah partai non-parlemen lainnya, mengusung paslon capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran yang mendominasi hasil hitung cepat maupun penghitungan sementara (real count) KPU.
Baca Juga: Pileg DPR RI: PDIP, Gerindra, Golkar, dan PKB Paling Berpeluang Jadi Penguasa Senayan
Menurut Agus, Ketum Golkar nantinya bisa mengusulkan menteri-menteri. Namun lagi-lagi, presiden yang memutuskan selaku pemegang hak prerogatif.
"Yang mengusulkan menteri itu ketua umum, tapi menteri itu kan hak prerogatif dari presiden," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









