Sibuk, Paloh-Megawati Belum Bahas Peluang Koalisi Putaran Kedua

AKURAT.CO Ketum Nasdem Surya Paloh mengaku belum berkomunikasi dan bertemu Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, untuk membicarakan koalisi pada putaran kedua Pilpres 2024. Paloh menyebut sekarang ini sama sibuknya dengan Mega mengampanyekan masing-masing paslon capres-cawapres yang diusung.
Paloh mengatakan, peluang bekerja sama antara paslon nomor urut 1 dengan 3 pada putaran kedua sangat memungkinkan. Malahan bos Media Group menyebut kerja sama merupakan keharusan.
“Harusnya demikian, dan itu juga disadari oleh semua pihak karena begitu besar permasalahan yang kita hadapi untuk bisa menjalankan roda administrasi, pemerintahan, yang membutuhkan stabilitas nasional tetap terjaga,” kata Paloh, di JIS, Sabtu (10/2/2024).
Baca Juga: JK-Imin Singgung Koalisi, Ganjar-Mahfud Belum Terpancing
Paloh tidak bisa memastikan kapan komunikasi bisa dilakukan. Sementara PDIP hingga kini belum bicara terbuka mengenai kemungkinan mendukung atau menerima dukungan dari paslon capres-cawapres nomor 1.
“Saya jalan-jalan keliling daerah. Saya tahu Mbak Mega juga ke mana-mana,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok







