AKURAT.CO Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo mempersilakan Presiden Jokowi untuk berkampanye. Namun Ganjar mengingatkan adanya risiko besar yang menanti.
Menurut Ganjar, sekalipun diperbolehkan, kampanye dan keberpihakan Jokowi bakal membawa dampak pada demokratisasi. Situasi ini tentu bakal berbeda ketika Jokowi mengumpulkan kepala daerah untuk bersikap netral.
“Kondisi ini akan mengambi risiko besar pada demokratisasi dan demokrasi yang akan berjalan," kata Ganjar, di Manggarai, NTT, Jumat (26/1/2024).
Baca Juga: Jokowi Tak Mau Pengakuan Memihak dan Berkampanye Ditarik-tarik
Ganjar meyakini langkah Jokowi yang sebelumnya menyatakan memiliki hak untuk berpihak dan kampanye membawa dampak buruk. Antara lain, rancunya penggunaan fasilitas negara yang dilarang undang-undang.
“Semua akan membandingkan pada saat kami di-briefing gubernur, kepala daerah semua harus netral," ungkapnya.
Sekalipun begitu, Ganjar menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk melaksanakan sikapnya. “Silakan saja karena beliau sudah menyampaikan itu," kata dia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional









