Pemerintah Banyak PR Ketimbang Ikut Campur Ranah KPU-Bawaslu, Luhut Sindir Mahfud?
Atikah Umiyani | 17 Januari 2024, 18:01 WIB

AKURAT.CO Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa saat ini pemerintah masih punya banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.
Sehingga, Luhut menilai tidak elok jika ada bagian pemerintah yang ikut campur soal pemilu yang sebenarnya jadi ranah Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Seperti diketahui, belakangan Menko Polhukam, Mahfud MD membangun posko pengaduan pelanggaran pemilu di kantornya. Pembuatan posko ini kemudian menuai kontroversi, karena Mahfud merupakan salah satu kontestan di pilpres.
Namun belum diketahui secara pasti, apakah pernyataan Luhut tersebut dimaksudkan untuk menyindir Mahfud MD yang membangun posko pengaduan.
"Saya ingin seluruh rakyat Indonesia paham bahwa masih banyak program kerja yang harus kami selesaikan, ketimbang harus ikut campur dalam penyelenggaraan pemilu yang merupakan ranah KPU serta Bawaslu," kata Luhut melalui instagram pribadinya, Rabu (17/1/2024).
Lebih lanjut, Luhut mengimbau kepada masyarakat agar dapat memilih pemimpin secara bijaksana. Dirinya juga berharap masyarakat bisa lebih teliti di tengah banyaknya sebaran informasi.
"Maka dari itu, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia yang akan memilih pemimpin baru di tanggal 14 Februari nanti, untuk menggunakan hak pilih secara bijaksana," ujarnya.
Baca Juga: Jubir: Menko Luhut Sudah Aktif Kerja
Luhut berharap, masyarakat juga bisa mengenali calon pemimpinnya dengan baik berdasarkan rekam jejaknya, bukan berdasarkan opini yang dibangun.
"Gunakan akal kita untuk menyaring dan memilah informasi yang faktual dan valid. Kenali calon pemimpin dari apa yang sudah dia kerjakan, bukan sekadar dari penilaian dan opini satu atau beberapa orang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








