Akurat

Berikut Pernyataan Lengkap Mararuar Sirait Usai Serahkan KTA ke DPP PDIP

Paskalis Rubedanto | 15 Januari 2024, 21:34 WIB
Berikut Pernyataan Lengkap Mararuar Sirait Usai Serahkan KTA ke DPP PDIP

AKURAT.CO Memilih untuk mengikuti langkah Presiden Joko Widodo, politisi PDIP Mararuar Sirait, pamit undur diri dari partai berlogo banteng moncong putih, dan telah menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada DPP PDIP.

"Saya mohon maaf, saya mengajarkan kalian untuk loyal tetap bersama PDI Perjuangan, tetapi izinkanlah dengan keterbatasan, saya pamit," kata Ara kepada wartawan di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (15/1/2024).

Baca Juga: Hentikan Pidato di Tengah Upacara Sang Ayah, Maruar Sirait: Kita Hormati Azan

Dia memilih mundur dari PDIP karena ingin mengikuti langkah politik Jokowi, yang diketahui sudah berbeda jalan terutama soal arah dukungan di pilpres 2024.

Berikut pernyataan lengkap Mararuar Sirait, usai dirinya menyerahkan KTA:

Tadi saya sudah ketemu dengan Bapak Utut Adianto Wakil Sekjen dan juga Bapak Rudianto Tjen, saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Mega, Pak Hasto dan jajaran partai yang selama ini sudah mengizinkan saya berbakti melalui PDI Perjuangan.

Dan sesudah saya berdoa dan juga berdiskusi dengan keluarga terdekat, teman-teman terdekat, saya memutuskan untuk pamit dari PDI Perjuangan hari ini, dan saya doakan PDI Perjuangan tetap menjadi partai yang besar, memerjuangkan Pancasila, memerjuangkan kebenaran, memerjuangkan keadilan.

Dan saya memilih untuk mengikuti langkah Pak Jokowi, karena saya percaya Pak Jokowi adalah pemimpin yang sangat didukung oleh rakyat Indonesia. Kepercayaan publiknya, approval rating-nya 75-80%, beliau sudah memerjuangkan banyak hal, bagaimana tegas menghadapi radikalisme, bagaimana membuat mayoritas saham Indonesia di Freeport dan bagaimana juga membantu rakyat kecil, dan juga memindahkan ibu kota, adanya pemerataan.

Jadi, saya memilih bersama dengan Bapak Jokowi dalam pilihan politik saya berikutnya ke depan. Mohon doa restunya.

Dan kepada teman-teman saya di PDI Perjuangan, senior saya Mas Bambang DH, Mas Rudy di Solo, ada Romo Soerya di Kepri, ada Kang Rudi di Jawa Barat, teman-teman saya di DPP ada Pak Utut, ada Mas Pacul, ada Mas Rudi.

Teman-teman saya di Merah Putih ada Sukur Nababan, Teh Rieke, ada Bang Effendi Sianipar, ada Charles, ada Marinus, ada Indah, ada Agung, dan teman-teman yang selama ini berjuang, ada Mbak Restu, Mbak Maya Dewi, Kiki dan sebagainya ada juga junior. Junior saya ada Brando, ada Niko, ada Seno di Jawa Timur dan banyak lagi ada Samuel di Bekasi.

Baca Juga: Istana Tepis Wara-wiri Jokowi Politis, Tak Terkait Pemilu

Saya mohon maaf, saya mengajarkan kalian untuk loyal tetap bersama PDIP Perjuangan, tetapi izinkanlah dengan keterbatasan saya pamit.

Semoga PDI Perjuangan mendapatkan kader yang lebih baik, lebih loyal lebih profesional dan lebih berkualitas dari saya mohon pamit, merdeka.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.