AKURAT.CO Pemakzulan (impeachment) Presiden Jokowi yang diwacanakan sejumlah pihak tak memiliki legitimasi. Ketum PBNU Yahya Cholil Staquf malah menilai wacana tersebut berembus untuk sebatas mencari isu saja.
Gus Yahya meminta wacana tersebut tidak dikembangkan. Pada tahapan pemilu yang puncaknya bakal berlangsung kurang dari 30 hari, Bos PBNU meminta para pihak berkonsenterasi pada masa depan bangsa.
"Sudahlah. Sebetulnya ini cuma orang bikin isu yang sedapat-nya saja. Mari kita berkonsentrasi pada masa depan bangsa dan negara," kata Gus Yahya, di Kantor PWNU Jatim, Senin (15/1/2024).
Baca Juga: Isu Pemakzulan Berembus, Istana Bereaksi
Menurutnya, wacana pemakzulan tidak memiliki alasan yang kuat. Bahkan tak ada urgensi yang mendorong pemakzulan.
“Wong endak ada alasan, tidak ada keadaan yang memungkinkan dan seterusnya," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 6Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 7Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel








