Kokoh Di Puncak Klasemen Capres, Citra Prabowo Positif

Menhan Prabowo Subianto masih kokoh di puncak klasemen capres. Riset yang dilakukan Political Weather Station (PWS) menyebutkan, kokohnya Prabowo disebabkan sejumlah faktor, salah satunya sikap Prabowo yang dianggap positif.
Berdasarkan monitoring yang dilakukan PWS, salah satu faktor yang membuat Prabowo kokoh karena memiliki citra negarawan dan figur sederhana (humble). Sikap ini melemahkan kesan negatif kepada Ketum Gerindra.
“Prabowo tampil sebagai politisi yang humble dan tidak emosional menghadapi kritik. Berdasarkan analisis media monitoring yang dilakukan PWS, sentimen positif terhadap Prabowo terus menguat sementara negatifnya terus berkurang,” kata Peneliti PWS, Shanty Waworuntu, dalam rilis "Perkembangan Elektabilitas Capres-cawapres dan Partai Politik Setengah Tahun Jelang Pemilu 2024", secara virtual, Kamis (24/8).
Selain faktor tersebut, PWS menilai kuatnya elektabilitas Prabowo faktor Presiden Jokowi. Kepuasan publik terhadap pemerintah turut mengerek citra Prabowo, melampaui elektabilitas Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan.
“Faktor Jokowi effect tidak dapat disangkal berperan besar mengangkat elektabilitas Prabowo, sehingga sulit terkejar oleh Ganjar Pranowo apalagi Anies Baswedan,” ujarnya.
Temuan PWS, masyarakat meyakini Jokowi meng-endorse Prabowo. “Berdasarkan hasil survei PWS, bagian terbesar publik atau 36,5 persen responden meyakini bahwa Presiden Jokowi memberikan endorsement dan approval kepada Prabowo untuk menggantikan dirinya," ujarnya.
Kinerja Prabowo, selama menjabat Menhan RI juga dianggap positif. Bahkan, terdapat pula faktor kepemimpinan membuat publik melihat Prabowo mampu menjawab tantangan global dan nasional yang dihadapi Indonesia.
“Oleh karenanya, pasca-Jokowi, Indonesia memerlukan Presiden dengan gaya kepemimpinan strategis (strategic leadership) seperti Prabowo,” ujarnya.
Survei PWS yang dilakukan terhadap 1200 responden di 34 provinsi, selama 13-20 Agustus 2023, menempatkan Prabowo sebagai pemuncak bursa capres. Prabowo memiliki dukungan 40 persen, mengalahkan Ganjar (35,6 persen) dan Anies (19,5 persen).
Prabowo juga unggul dalam simulasi head to head melawan Ganjar maupun Anies. Elektabilitas Prabowo mencapai 52,6 persen ketika melawan Ganjar yang mendapatkan dukungan 42,8 persen.
Ketika diadu dengan Anies, Prabowo unggul mutlak 58,4 persen berbanding 36,5 persen dari Anies. Survei PWS dilakukan menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error, +/- 2,83 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








