Indonesia Masuk Daftar, Ini 10 Negara dengan Gaji Terendah di Asia

AKURAT.CO Besaran gaji di setiap negara Asia berbeda-beda, bergantung pada kondisi ekonomi, biaya hidup, kebijakan ketenagakerjaan, hingga jenis pekerjaan yang dijalani masyarakatnya.
Ada negara dengan tingkat penghasilan relatif tinggi, tetapi ada juga negara yang memiliki rata-rata gaji bulanan lebih rendah.
Kondisi tersebut membuat perbandingan gaji antar negara menarik untuk dibahas, terutama untuk melihat posisi Indonesia dibandingkan negara Asia lainnya.
Dikutip dari berbagai sumber, salah satu cara membandingkan penghasilan masyarakat adalah dengan melihat rata-rata gaji bersih bulanan setelah pajak. Namun, angka ini perlu dibedakan dari upah minimum resmi yang ditetapkan pemerintah karena keduanya menggunakan ukuran yang berbeda.
Baca Juga: 5 Kebiasaan Gen Z yang Bikin Gaji Cepat Habis
Lantas, negara mana saja yang memiliki rata-rata gaji terendah di Asia?
1. Suriah
Suriah menempati posisi pertama dalam daftar negara Asia dengan rata-rata gaji bersih bulanan terendah berdasarkan data website Numbeo per April 2026.
Rata-rata gaji bersih bulanan di negara tersebut tercatat sekitar US$52,65 atau setara Rp902 ribu. Angka ini menggambarkan penghasilan setelah pajak berdasarkan data yang dihimpun, bukan besaran upah minimum nasional.
Kondisi ekonomi dan situasi konflik yang berkepanjangan menjadi bagian penting dalam memahami tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat Suriah.
2. Pakistan
Pakistan berada di posisi berikutnya dengan rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$185,35 atau setara Rp3,17 juta.
Negara di Asia Selatan ini memiliki sektor ekonomi yang beragam, mulai dari pertanian, industri, hingga jasa. Pertanian menjadi salah satu sektor yang berperan dalam menyerap tenaga kerja.
Besaran penghasilan masyarakat Pakistan dapat berbeda-beda berdasarkan wilayah, jenis pekerjaan, dan tingkat keterampilan. Karena itu, angka rata-rata nasional tidak selalu menggambarkan kondisi setiap pekerja.
3. Nepal
Nepal juga masuk dalam kelompok negara Asia dengan rata-rata penghasilan bulanan relatif rendah. Berdasarkan data yang sama, rata-rata gaji bersih bulanan di negara ini sekitar US$200,35 atau Rp3,43 juta.
Sebagian masyarakat Nepal bekerja di sektor pertanian, perdagangan, pariwisata, dan jasa. Kondisi geografis serta perbedaan kesempatan kerja antarwilayah turut memengaruhi kondisi ekonomi masyarakat.
Penghasilan pekerja di perkotaan dan pedesaan pun bisa berbeda, bergantung pada sektor pekerjaan dan tingkat produktivitasnya.
4. Sri Lanka
Sri Lanka mencatat rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$219,17 atau Rp3,75 juta.
Perekonomian negara ini ditopang oleh sejumlah sektor, termasuk jasa, industri, pariwisata, dan pertanian. Meski demikian, rata-rata penghasilan tetap dipengaruhi oleh kondisi ekonomi dan kesempatan kerja yang tersedia.
Perbandingan gaji juga perlu memperhatikan harga kebutuhan pokok dan biaya hidup agar daya beli masyarakat dapat dipahami secara lebih menyeluruh.
Baca Juga: Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
5. Bangladesh
Bangladesh memiliki rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$237,42 atau Rp4,06 juta.
Negara ini dikenal memiliki industri tekstil dan pakaian jadi yang berperan besar dalam kegiatan ekspor serta penyerapan tenaga kerja. Selain itu, sektor pertanian dan jasa juga menjadi bagian penting dalam perekonomiannya.
Besaran gaji pekerja dapat berbeda tergantung pada sektor industri, pengalaman, keterampilan, dan lokasi tempat bekerja.
6. Iran
Iran berada di urutan berikutnya dengan rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$250,95 atau Rp4,30 juta.
Perekonomian Iran memiliki keterkaitan erat dengan sektor energi, industri, perdagangan, dan jasa. Namun, kondisi ekonomi makro dan perubahan nilai mata uang dapat memengaruhi nilai penghasilan ketika dikonversikan ke dolar Amerika Serikat.
Karena itu, nominal gaji dalam dolar tidak selalu mencerminkan daya beli masyarakat di dalam negeri.
7. Indonesia
Indonesia berada di posisi ketujuh dalam daftar tersebut, dengan rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$273,83 atau Rp4,69 juta.
Besaran penghasilan pekerja di Indonesia berbeda-beda berdasarkan provinsi, sektor pekerjaan, tingkat pendidikan, pengalaman, dan jabatan.
Selain itu, Indonesia menerapkan kebijakan upah minimum yang besarannya dapat berbeda menurut wilayah. Oleh sebab itu, rata-rata gaji nasional tidak bisa disamakan dengan upah minimum yang berlaku di setiap daerah.
8. Filipina
Filipina mencatat rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$335,32 atau Rp5,74 juta.
Sektor jasa memiliki peran penting dalam perekonomian negara ini, termasuk industri layanan bisnis, perdagangan, dan pariwisata.
Seperti negara lainnya, penghasilan pekerja Filipina bergantung pada jenis pekerjaan, lokasi, pengalaman, dan keterampilan. Perbedaan biaya hidup antardaerah juga memengaruhi kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
9. Vietnam
Vietnam memiliki rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$412,22 atau Rp7,06 juta.
Dalam beberapa dekade terakhir, Vietnam berkembang sebagai salah satu pusat manufaktur dan ekspor di Asia. Industri pengolahan, perdagangan, dan jasa menjadi bagian penting dalam perekonomiannya.
Namun, pertumbuhan ekonomi tidak berarti seluruh pekerja memperoleh penghasilan yang sama. Besaran gaji tetap dipengaruhi oleh wilayah, sektor industri, dan tingkat keterampilan.
10. Azerbaijan
Azerbaijan menempati posisi kesepuluh dalam daftar ini dengan rata-rata gaji bersih bulanan sekitar US$432,88 atau Rp7,42 juta.
Negara yang berada di kawasan Kaukasus tersebut memiliki sektor energi, terutama minyak dan gas, yang berperan dalam perekonomiannya. Selain itu, sektor jasa dan industri lainnya turut mendukung kegiatan ekonomi.
Penghasilan masyarakat dapat berbeda menurut sektor pekerjaan dan wilayah. Karena itu, rata-rata gaji nasional perlu dipahami sebagai gambaran umum, bukan penghasilan yang diterima setiap pekerja.
Berdasarkan data rata-rata gaji bersih bulanan setelah pajak per April 2026, Suriah, Pakistan, Nepal, Sri Lanka, Bangladesh, Iran, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Azerbaijan termasuk dalam kelompok negara Asia dengan penghasilan rata-rata relatif rendah.
Indonesia berada di posisi ketujuh dalam daftar tersebut. Meski begitu, perbandingan ini tidak secara langsung menunjukkan negara dengan upah minimum resmi paling rendah karena rata-rata gaji bersih dan upah minimum merupakan dua indikator berbeda.
Untuk membandingkan kesejahteraan pekerja secara lebih akurat, besaran gaji sebaiknya dilihat bersama biaya hidup, daya beli, kondisi ekonomi, serta aturan upah minimum yang berlaku di masing-masing negara.
Primandha Rachma Auzia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 6Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 730 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 8Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot







