Akurat Logo

Kenapa Gerhana Matahari Bisa Terjadi? Ini Penyebab dan Jenisnya

Redaksi Akurat | 14 Oktober 2026, 21:16 WIB
Kenapa Gerhana Matahari Bisa Terjadi? Ini Penyebab dan Jenisnya
Ilustrasi gerhana matahari total. - Magnific

AKURAT.CO Gerhana Matahari menjadi salah satu fenomena alam yang menarik untuk disaksikan. Saat peristiwa ini terjadi, Matahari yang biasanya bersinar terang bisa terlihat tertutup sebagian, bahkan membuat langit tampak lebih gelap dari biasanya.

Lantas, kenapa gerhana Matahari bisa terjadi? Dikutip dari berbagai sumber, fenomena ini terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga cahaya Matahari terhalang oleh bayangan Bulan.

Gerhana Matahari juga tidak terjadi setiap bulan. Ada beberapa kondisi yang harus terpenuhi agar posisi Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam susunan yang tepat.

Baca Juga: Gerhana Matahari Total Bikin Spanyol Gelap, Jutaan Orang Berburu Pemandangan Terbaik

Apa Penyebab Terjadinya Gerhana Matahari?

Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi. Akibatnya, cahaya Matahari yang sampai ke sebagian wilayah Bumi terhalang oleh Bulan.

Meski ukuran Bulan jauh lebih kecil daripada Matahari, jaraknya yang lebih dekat dengan Bumi membuat Bulan bisa menutupi Matahari jika dilihat dari sudut pandang tertentu.

Namun, fenomena ini tidak terjadi setiap bulan baru. Orbit Bulan sedikit miring terhadap orbit Bumi mengelilingi Matahari. Karena itu, ketiganya hanya berada pada posisi yang tepat untuk menghasilkan gerhana pada waktu-waktu tertentu.

Apa Saja Jenis Gerhana Matahari?

Gerhana Matahari memiliki beberapa jenis, tergantung pada seberapa banyak bagian Matahari yang tertutup oleh Bulan.

Gerhana Matahari total terjadi ketika Bulan menutupi seluruh bagian Matahari yang terlihat dari wilayah tertentu. Saat mencapai fase totalitas, langit bisa menjadi gelap selama beberapa saat.

Gerhana Matahari sebagian terjadi ketika Bulan hanya menutupi sebagian piringan Matahari. Fenomena ini dapat terlihat dari wilayah di luar jalur gerhana total.

Gerhana Matahari cincin terjadi ketika Bulan tampak lebih kecil daripada Matahari sehingga bagian tepinya masih terlihat seperti cincin bercahaya.

Sementara itu, gerhana Matahari hibrida merupakan fenomena yang dapat terlihat sebagai gerhana total di sebagian jalur dan gerhana cincin di bagian jalur lainnya.

Baca Juga: Apa Itu Gerhana Matahari Total? Ini Pengertian dan Proses Terjadinya

Gerhana Matahari Total Akan Terjadi pada 2 Agustus 2027

Gerhana Matahari total pada 2 Agustus 2027 diperkirakan menjadi salah satu fenomena astronomi yang menarik perhatian. Jalur gerhana ini akan melintasi sejumlah wilayah di Afrika Utara dan Timur Tengah.

Wilayah sekitar Makkah, Arab Saudi, juga diperkirakan dapat menyaksikan fase gerhana total. Durasi dan waktu terjadinya gerhana akan berbeda-beda, tergantung lokasi pengamatan.

Meski disebut sebagai gerhana Matahari terlama, durasi yang dimaksud merujuk pada fase totalitas di lokasi tertentu, bukan keseluruhan proses gerhana dari awal hingga akhir.

Untuk mengetahui apakah gerhana bisa disaksikan dari wilayah tempat tinggal, masyarakat dapat memeriksa peta jalur gerhana dan jadwal astronomi sesuai lokasi masing-masing.

Apakah Gerhana Matahari Aman untuk Dilihat Langsung?

Meski menarik untuk disaksikan, gerhana Matahari tidak boleh dilihat langsung tanpa perlindungan mata yang sesuai. Menatap Matahari, bahkan ketika sebagian permukaannya tertutup Bulan, bisa menyebabkan kerusakan mata.

Karena itu, gunakan kacamata khusus gerhana yang memenuhi standar keselamatan. Kacamata hitam biasa tidak cukup untuk melindungi mata dari cahaya Matahari.

Pengamatan juga bisa dilakukan dengan metode tidak langsung, misalnya menggunakan proyeksi lubang kecil. Khusus saat fase totalitas gerhana Matahari total, Matahari dapat dilihat tanpa pelindung hanya ketika piringannya benar-benar tertutup seluruhnya. Pelindung harus kembali digunakan sebelum Matahari muncul lagi.

Gerhana Matahari terjadi karena Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga menghalangi cahaya Matahari yang terlihat dari wilayah tertentu. Fenomena ini memiliki beberapa jenis, mulai dari gerhana sebagian hingga gerhana total.

Gerhana Matahari total pada 2 Agustus 2027 menjadi salah satu peristiwa astronomi yang menarik untuk dinantikan. Namun, sebelum menyaksikannya, pastikan untuk mengetahui jadwal di lokasi masing-masing dan menggunakan pelindung mata yang tepat agar pengamatan tetap aman.

Primandha Rachma Auzia (Magang)


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R