Jumlah Galaksi di Alam Semesta Ternyata Mencapai Triliunan, Ini Penjelasannya

AKURAT.CO Saat kamu menatap langit malam, apa yang kamu lihat hanyalah sebagian kecil dari jagat raya yang sangat luas.
Tapi tahukah kamu? Planet bumi hanyalah bagian kecil dari satu galaksi, sementara seluruh alam semesta mungkin dihuni oleh ratusan miliar bahkan triliunan galaksi.
Galaksi adalah "kota" kosmik, sebuah sistem besar yang terdiri dari gas, debu, dan miliaran bintang yang diikat oleh gravitasi.
Bentuk galaksi beragam, ada yang spiral seperti Bima Sakti, ada yang berbentuk elips, ada juga yang "tidak beraturan" tergantung sejarah dan evolusi galaksi tersebut.
Perkiraan Jumlah Galaksi di Alam Semesta
1. Estimasi Awal sekitar 100-200 Miliar
Berdasarkan data dari Hubble Space Telescope, awalnya para astronom memperkirakan bahwa alam semesta mengandung sekitar 100 hingga 200 miliar galaksi.
Metode perhitungannya adalah dengan meneliti satu potongan kecil langit dengan teleskop, menghitung banyak galaksinya, lalu mengira-ira ke seluruh langit.
2. Estimasi Terbaru > hingga Dua Triliun Galaksi
Dengan kemajuan teknologi, metode observasi baru, dan analisis ulang data terdahulu, estimasi terbaru menunjukkan jumlah galaksi jauh lebih banyak mencapai dua triliun di alam semesta.
Hal ini memungkinkan sekitar 90 persengalaksi masih tersembunyi karena terlalu remang atau terlalu jauh untuk dideteksi teleskop saat ini.
Faktor Estimasi Jumlah Galaksi Berubah
1. Keterbatasan Teleskop dan Observasi
Banyak galaksi sangat redup atau terlalu jauh sehingga cahayanya hampir tidak tertangkap.
2. Metode Deteksi dan Analisis 3D
Dengan teknik citra mendalam dan konversi data 3D, ilmuwan bisa memperkirakan keberadaan galaksi yang tidak langsung terlihat.
3. Variasi Ukuran dan Jenis
Dari galaksi raksasa hingga galaksi kecil/dwarf, banyak galaksi kecil sulit terdeteksi dan bisa terlewatkan dalam survei awal.
Implikasi: Alam Semesta Lebih Padat dari Perkiraan Kita
1. Jumlah galaksi yang sangat besar sebagai petunjuk bahwa alam semesta sangat luas dan kompleks dengan miliaran sistem bintang dan planet.
2. Banyak galaksi yang belum ditemukan yang berpotensi untuk penemuan baru galaksi jauh, galaksi kecil, galaksi aneh.
3. Pemahaman kita tentang evolusi alam semesta bisa berubah jika semakin banyak galaksi ditemukan atau jika galaksi-galaksi itu memiliki karakteristik unik.
Perkiraan jumlah galaksi di alam semesta telah berkembang pesat, mulai dari awalnya 100-200 miliar, hingga kini bisa mencapai dua triliun galaksi di alam semesta ini.
Angka ini terus berubah seiring majunya teknologi dan metode observasi yang semakin sensitif.
Dengan demikian, luas dan keanekaragaman alam semesta kita kemungkinan jauh lebih besar dan kaya daripada yang kita bayangkan selama ini.
Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9DPR Ajak Semua Pihak Merawat Persatuan Lewat Kerja Nyata di Hari Sumpah Pemuda
- 10Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan







