Penyebab Kelinci Sering Menggigil dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Kelinci yang menggigil sering kali menunjukkan adanya masalah kesehatan atau situasi lingkungan yang tidak nyaman.
Perilaku menggigil pada kelinci berbeda dari perilaku biasa karena melibatkan getaran tubuh yang terlihat jelas dan berlangsung terus-menerus.
Pemilik kelinci perlu mengetahui apa yang menyebabkan menggigil agar dapat memberikan perawatan yang tepat dan mencegah kondisi menjadi lebih buruk. Suhu normal bagi kelinci berkisar antara 38,5-40°C; ketika suhu mereka turun atau mereka mengalami stres, kelinci akan menggigil sebagai cara untuk menghasilkan panas atau sebagai respons terhadap ancaman.
Baca Juga: Makanan yang Wajib Dihindari untuk Kelinci Anda
1. Suhu Lingkungan yang Terlalu Rendah
Penyebab paling umum dari kelinci yang menggigil adalah suhu kandang yang berada di bawah 15°C. Kelinci paling nyaman dalam rentang suhu 15-21°C, dan jika suhu turun, tubuh mereka harus bekerja lebih keras untuk menciptakan kehangatan. Kelinci muda lebih mudah terpengaruh oleh cuaca dingin karena sistem pengaturan suhu mereka belum sempurna.
Kelinci yang merasa kedinginan biasanya akan terlihat meringkuk dan telinganya terasa dingin saat disentuh. Mereka cenderung mencari sudut kandang sebagai perlindungan dari angin atau udara dingin. Bila kondisi ini terjadi dalam waktu lama, bisa berisiko menyebabkan hipotermia.
Cara Mengatasi Kelinci yang Kedinginan
Pindahkan kelinci ke ruangan dengan suhu 18-20°C atau gunakan lampu pemanas yang aman dengan jarak minimal 50 cm dari kandang. Berikan alas kandang yang tebal, seperti jerami atau kain fleece, untuk tambahan isolasi. Jangan menggunakan botol air panas langsung, karena dapat membakar kulit kelinci yang sensitif.
Pastikan kandang tidak terkena angin langsung dan tidak terletak di tempat yang lembab. Tutup sisi kandang menggunakan terpal atau kain tebal pada malam hari untuk menjaga kehangatan. Kelinci yang sudah merasa hangat biasanya akan berhenti menggigil dalam waktu 15-30 menit.
2. Stres atau Ketakutan
Kelinci adalah hewan mangsa yang sangat peka terhadap potensi bahaya. Suara keras, pergerakan tiba-tiba, atau kehadiran predator seperti anjing dan kucing dapat menyebabkan stres pada kelinci, yang kemudian menggigil. Tanda stres ini dapat terlihat dari mata yang lebar, telinga yang tegak, dan postur tubuh yang tegang.
Perubahan lingkungan bisa juga menyebabkan stres bagi kelinci. Mereka biasanya membutuhkan waktu 3-7 hari untuk beradaptasi di tempat baru, dan selama masa ini, kelinci mungkin akan menggigil. Perlakuan kasar atau terlalu sering juga dapat memicu rasa takut yang terlihat dari perilaku menggigil.
Mengurangi Stres pada Kelinci
Tempatkan kandang di lokasi yang tenang, jauh dari kebisingan dan lalu lintas yang padat. Sediakan tempat persembunyian seperti box kardus atau terowongan agar kelinci merasa lebih aman. Jangan sering-s seringmenyentuh kelinci; biarkan mereka menyesuaikan diri dengan kehadiran Anda dengan perlahan.
3. Masalah Kesehatan yang Mendalam
Menggigil bisa menjadi tanda adanya penyakit serius pada kelinci. Demam akibat infeksi virus atau bakteri dapat membuat kelinci menggigil, meskipun suhu lingkungannya normal. Kelinci yang demam biasanya memiliki suhu tubuh di atas 40,5°C dan tampak lesu.
Masalah pencernaan seperti GI stasis juga bisa jadi penyebab menggigil karena nyeri perut yang hebat. Kelinci akan tampak membungkuk, matanya setengah tertutup, dan enggan bergerak. Parasit internal seperti cacing atau koksidia dapat membuat kelinci merasa kedinginan dan menggigil akibat anemia.
Baca Juga: Mengapa Bulu Kelinci Rontok Berlebihan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Gejala Kelinci Sakit yang Perlu Diperhatikan
Gejala yang mengharuskan untuk memeriksakan ke dokter hewan:
Menggigil disertai hilangnya nafsu makan selama lebih dari 12 jam
Kotoran berubah menjadi sangat kecil atau mengalami diare
Pernapasan cepat yang melebihi 60 kali per menit
Tubuh dapat terasa sangat dingin atau hangat saat disentuh.
Mata mungkin berair, atau hidung bisa mengeluarkan lendir.
Jangan tunda untuk membawa kelinci ke dokter hewan jika mengalami menggigil lebih dari dua jam atau jika gejala lain ikut muncul. Kelinci bisa memburuk dengan cepat dalam beberapa jam jika tidak ada perhatian terhadap kesehatan mereka.
4. Gula Darah Rendah atau Hipoglikemia
Kelinci yang tidak makan selama 8 hingga 12 jam dapat mengalami hipoglikemia. Keadaan ini membuat kelinci merasa lemas, menggigil, dan kurang koordinasi. Kelinci yang masih muda dan yang sedang hamil lebih berisiko mengalami drop gula darah.
Faktor penyebab hipoglikemia bisa jadi adalah stres berkepanjangan, gangguan pencernaan, atau perubahan dalam jenis pakan secara mendadak. Kelinci yang mengalami hipoglikemia harus mendapatkan perawatan segera karena dapat menyebabkan kejang atau bahkan koma.
Pertolongan Pertama untuk Hipoglikemia
Berikan 1-2 ml sirup glukosa atau madu yang telah dicampur dengan air menggunakan syringe tanpa jarum. Jika kelinci tidak mau menelan, oleskan sedikit di gusi. Hubungi dokter hewan sesegera mungkin untuk perawatan lebih lanjut.
Setelah kadar gula darah kembali normal, tawarkan makanan favorit seperti wortel atau pellet berkualitas. Selama 24 jam ke depan, perhatikan nafsu makan kelinci dan pastikan mereka mulai makan kembali secara normal.
5. Ketidaknyamanan atau Nyeri
Kelinci yang merasa sakit sering kali menggigil sebagai respons terhadap rasa sakit tersebut. Cedera pada kaki, masalah gigi, atau adanya luka karena internal dapat menyebabkan kelinci menggigil. Kelinci yang mengalami nyeri akan menunjukkan perubahan pada postur seperti duduk tidak wajar atau menghindari gerakan tertentu.
Masalah gigi, seperti maloklusi, dapat menyulitkan kelinci dalam makan dan menyebabkan nyeri berkelanjutan. Kondisi ini sering kali terabaikan karena gejala awal kurang jelas. Kelinci yang mengalami masalah gigi akan menggigil saat berusaha makan atau setelahnya.
Menemukan Sumber Penyebab Nyeri
Periksalah tubuh kelinci dengan lembut untuk menemukan area yang mungkin sensitif atau bengkak. Amati cara berjalan, apakah ada tanda pincang atau kesulitan bergerak. Cek gigi dengan membuka mulut secara perlahan, perhatikan adanya pertumbuhan gigi yang abnormal atau luka di mulut.
Jika menemukan petunjuk adanya cedera atau rasa sakit, segera konsultasikan ke dokter hewan. Jangan memberikan obat penghilang rasa sakit yang biasa digunakan pada manusia karena bisa berbahaya bagi kelinci.
6. Perubahan pada Hormon
Kelinci betina yang hamil atau baru saja melahirkan kadang-kadang menggigil akibat perubahan hormon. Hal ini normal jika berlangsung sebentar dan kelinci tetap aktif. Namun jika menggigil berlangsung lama, bisa jadi ada komplikasi dalam kehamilan seperti toksemia.
Kelinci jantan yang belum disteril juga bisa menggigil saat ada peningkatan hormon testosteron. Perilaku ini sering disertai dengan agresi dan penandaan wilayah yang berlebihan.
Cara Mencegah Menggigil pada Kelinci
Pastikan suhu kandang tetap stabil di antara 15 hingga 21 derajat Celsius dengan ventilasi yang baik. Gunakan termometer untuk memeriksa suhu, terutama saat perubahan musim. Sediakan alas kandang yang nyaman dan kering, dan lakukan pergantian minimal dua kali seminggu.
Berikan pakan yang berkualitas tinggi, termasuk hay tanpa batas dan pellet sebanyak 30-50 gram per kilogram berat badan per hari. Pastikan air bersih dan segar selalu tersedia. Kelinci yang sehat dan nyaman jarang mengalami menggigil.
Lakukan pemeriksaan kesehatan setiap enam bulan, dan ikuti jadwal vaksinasi. Kenali perilaku normal kelinci Anda agar dapat mendeteksi perubahan yang tidak biasa dengan cepat. Interaksi yang lembut dan konsisten dapat membangun kepercayaan serta mengurangi stres.
Kapan Harus ke Dokter Hewan
Segera bawa kelinci Anda ke dokter hewan jika menggigil tidak kunjung hilang meski suhu dan lingkungan sudah diperbaiki. Situasi darurat meliputi menggigil disertai kejang, kelumpuhan, atau hilangnya kesadaran. Jika kelinci berhenti makan atau minum lebih dari 12 jam, mereka memerlukan penanganan medis segera.
Jangan tunda sampai keadaannya semakin parah, karena kelinci cukup handal dalam menyembunyikan rasa sakit. Bertindak cepat dapat membantu meningkatkan kemungkinan kesembuhan dan menghindari komplikasi yang serius.
Tia Ayulia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta





